Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan.
VPN adalah singkatan dari “Virtual Private Network”, merupakan suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik).
Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap;(PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini..
Router ke Central Office Server (COS) menggunakan kabel jenis Cross-over
Central Office Server ke Cell Tower menggunakan jenis kabel Coaxial.
Konfigurasi Router XL
Mari kita lakukan konfigurasi Router untuk memberikan IP address. Silahkan klik Router kemudian pilih Tab CLI, ketikan perintah berikut :
Konfigurasi Central Office Server XL
Berikan IP address untuk Backbone port coaxial yang menuju Cell Tower
Berikan IP address untuk Cell Tower port fa0/0 yang menuju ke Router
Kemudian ubah nama Provider pada Tab Setting
Konfigurasi Cell Tower
Untuk konfigurasi di Cell Tower lakukan perubahan nama provider, isi dengan nama provider yang sobat inginkan.
Pengaturan di Smartphone
Klik pada Menu 3G/4G Server, kemudian isi nama provider yang sama dengan yang di Center Office Server. Kemudian klik menu DHCP Refresh, bila di lihat dari gambar yang terceklis di bawah ini, IP yang didapatkan adalah 192.168.13.100 (artinya ini sudah sama network-nya dengan IP dari Center Office Server).
Silahkan untuk melakukan pengecekan dengan perintah ping dari Smartphone atau Tabel ke beberapa IP perangkat lain, bila sudah repply maka sobat sudah berhasil melakukan konfigurasi.
Sistem Komunikasi Serat Optik adalah sistem komunikasi dimana pengiriman sinyal menggunakan sumber optik, penerimaan sinyal menggunakan detektor optik, media transmisi yang digunakan adalah serat optik, dengan menggunakan panjang gelombang cahaya : 850 nm, 1300 nm, dan 1550 nm.
Serat optik merupakan saluran transmisi yang terbuat dari silika/gelas/kaca yang berkualitas sangat tinggi dengan diameter sekitar 7 mikro meter, berfungsi untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain.
Sumber cahaya atau sumber optik adalah komponen yang menghasilkan cahaya untuk dimodulasikan dengan informasi yang akan dikirimkan. Sumber optik yang digunakan adalah LASER atau LED.
Detektor cahaya atau detektor optik adalah komponen yang berfungsi untuk menerima cahaya dan mengubahnya kembali menjadi informasi semula. Detektor optik biasanya menggunakan APD atau PIN.
Perkembangan teknologi serat optik saat ini, telah dapat menghasilkan redaman (attenuation) per kilometer yang sangat kecil, dan lebar pita (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mentransmisikan data menjadi lebih besar dan lebih cepat.
Efisiensi serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun silika/gelas/kaca. Semakin murni bahan tersebut maka semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik sehingga redaman per kilometernya bisa lebih kecil.
Uji coba ini menggunakan 1 Router, 2 Switch dan 4 PC. Lalu kabel yang digunakan adalah kabel Console dan Copper Straight-Through. Kabel Copper Straight-Through digunakan untuk menghubungkan PC ke Switch dan juga menghubungkan Switch ke Router, sedangkan kabel Console digunakan untuk menghubungkan PC0 ke Router sehingga membuat rangkaian seperti gambar di bawah ini.
Setelah itu, kita memerlukan IP Address, Subnetmask dan Default Gateway untuk dimasukan ke IP Configuration pada masing-masing PC
Pada PC0
IP Address : 192.168.1.2
Subnetmask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.1.1
Pada PC1
IP Address : 192.168.1.3
Subnetmask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.1.1
Pada PC2
IP Address : 192.168.2.2
Subnetmask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.2.1
Pada PC3
IP Address : 192.168.2.3
Subnetmask : 255.255.255.0
Default Gateway : 192.168.2.1
Apabila sudah memasukan IP Address, Subnetmask dan Default Gateway pada IP Configuration pada masing-masing PC. Selanjutnya adalah menghubungkan PC0 ke router dengan langkah-langkah berikut:
Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah mencoba untuk mengirimkan pesan dari PC satu ke PC lain yang berbeda Switch menggunakan “Add Simple PDU” yang terdapat pada kolom di bagian atas
Tempatkan pesan pada PC0 sebagai pengirim pesan, lalu tempatkan pesan di PC manapun sebagai penerima pesan. Apabila status pesan “failed” maka ulangi sekali lagi pengiriman pesan nya sampai status “Successful”. Pengiriman pesan ini berlaku untuk seluruh PC dari Switch yang sama ataupun Switch yang berbeda.
Internet Standar. Dalam teknik jaringan komputer, Standar Internet (disingkat “STD”) adalah spesifikasi normatif teknologi atau metodologi yang berlaku ke Internet. Standar Internet diciptakan dan diterbitkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF).
Internet Engineering Task Force (IETF) merupakan organisasi paling teratas yang berfungsi untuk mempromosikan internet dan menyetujui protocol-protocol yang akan digunakan sebagai standard protocol di internet dan bertanggung jawab dalam teknologi internetworking beserta aplikasi-aplikasinya.
Ada 4 Badan yang bertanggung jawab dalam mengatur, mengontrol serta melakukan standarisasi protokol yang digunakan di Internet, yaitu Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), Internet Engineering Task Force (IETF), dan Internet Research Task Force (IRTF).
1. Internet Society (ISOC) adalah badan personal yang mendukung, memfasilitasi, serta mempromosikan pertumbuhan internet. Sebagai Infrastruktur komunikasi global untuk riset, badan ini juga berurusan dengan aspek sosial dan politik dari jaringan internet.
ISOC berdiri pada tahun 1992 yang dikomandani oleh Vinton G. Cerf (penemu konsep TCP/IP dan Bapak Internet). Informasi lengkap tentang ISOC ini dapat diperoleh pada websitenya www.isoc.org
Internet Society (ISOC) berfungsi sebagai badan standardisasi untuk komunitas internet. inivdiatur dan dikelola oleh Internet Architecture Board (IAB). IAB sendiri bergantung pada Internet Engineering Task Force (IETF) untuk menerbitkan standar baru, dan di Internet Assigned Numbers Authority (IANA) untuk mengkoordinasikan beberapa protokol bersama. RFC bertanggung jawab untuk meninjau dan penerbitan dokumen standar baru. IETF sendiri diatur oleh Internet Engineering Steering Group (IESG) dan selanjutnya diatur dalam bentuk wilayah dan kelompok kerja yang mana spesifikasi dibahas dan standar baru diproses.
2. Internet Architecture Board (IAB) adalah badan koordinasi dan penasehat teknis bagi Internet Society (ISOC). Badan ini bertindak sebagai review teknik dan editorial akhir semua standar internet. Badan ini memiliki otoritas untuk menerbitkan dokumen standar internet yang dikenal dengan Request For Comment (RFC). Tugas lain dari badan ini ialah mengatur angka-angka dan konstanta yang digunakan dalam protokol internet seperti nomor port, tipe hardware, ARP (Address Resolution Protocol), dll. Tugas ini dilegalasikan ke lembaga yang disebut IANA (Internet Assigned Numbers Authority).
Internet Assigned Numbers Authority (IANA) adalah unit kerja yang berada di bawah IAB yang bertugas untuk mengatur masalah IP Address, DNS, dan registrasi protocol dan penomoran lainnya yang berlaku pada IP. IANA juga mendelegasikan beberapa wewenang ke beberapa unit kerja yang berada di bawahnya, seperti Internic, ICANN, Apnic, ARIN dan lain-lain. Anda dapat mengunjungi websitenya dengan alamat www.iana.org
3. Internet Engineering Task Force (IETF) ialah badan yang berorientasi untuk membentuk standar Internet. Badan ini dibagi menjadi sembilan kelompok kerja (misalnya aplikasi, routing dan addressing, keamanan komputer) dan bertugas menghasilkan standar-standar internet. Untuk mengarur kerja badan ini, dibentuk badan Internet Engineering Steering Group (ISEG).
4. Internet Research Task Force (IRTF) memiliki orientasi pada riset-riset jangka panjang.
Proses Standar Internet, dijelaskan dalam RFC 2026, Standar Internet Proses, Revisi 3, bersangkutan dengan semua protokol, prosedur, dan konvensi yang digunakan dengan otoritas internet, apakah mereka bagian dari TCP / IP protocol suite atau tidak.
Tujuan keseluruhan dari Proses Standar Internet adalah:
Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama Domain berfungsi mempermudah pengguna di internet untuk melakukan akses ke server dan mengingat server yang dikunjungi dibandingan harus mengenal deretan nomor atau yang dikenal IP address. Nama domain juga di kenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web.
Domain : Pengertian : daerah; daerah kekuasaan; wilayah; kawasan Dalam dunia internet dapat dikatakan sebagai pengelompokan/pembagian dari penamaan untuk masing-masing arti atau tujuan, misalnya untuk komersial, organsisasi, sekolah, dll
Domain Level tinggi atau GTLD (Generic Top Level Domain) Domain ini sebenarnya milik Amerika, namun karena sering digunakan terlihat seperti Domain standard untuk alamat Internet. Sebagian besar pengguna Internet lebih menyukai penggunaan Domain Level Tinggi ini. Setiap orang boleh memiliki Domain ini tanpa perlu persyaratan yang rumit kecuali domain edu,mil,travel Contoh Domain Level tinggi /GTLD :
.Com : di gunakan untuk kepentingan komersial atau perusahaan.
.Net : di gunakan untuk kepentingan network infrastruktur.
.Org : di gunakan untuk kepentingan organisasi.
.Info : di gunakan untuk kepentingan informasional website
.Name : digunakan untuk kepentingan keluarga atau personal.
.Edu : digunakan untuk kepentingan website pendidikan, terbatas hanya utk pendidikan.
.Mil : di gunakan untuk kepentingan website angkata bersenjata amerika, terbatas hanya utk Militer.
.biz : di gunakan untuk kepentingan Bisnis.
.tv : di gunakan untuk Entertainment seperti Televisi, Radio, majalah.
.travel : di gunakan untuk Bisnis Pariwisata.
.xxx : di gunakan untuk Pornografi (masih di ajukan).
ccTLD’s (Country Coded Top Level Domains) Domain yang disediakan utk masing masing negara seperti : Indonesia menggunakan .id Singapura menggunakan .sg Malaysia menggunakan .my
Untuk Indonesia terbagi menjadi beberapa sub domain seperti : .or.id : Untuk Organisasi .co.id : Untuk Komersial .go.id : Untuk Pemerintahan .ac.id : Pendidikan Tinggi .sch.id: untuk Sekolah .net.id: Internet Provider .web.id: digunakan untuk umum