IKLAN

Online Based Media Learning SMK Darul Ma'wa Plumpang

Konfigurasi Mikrotik Menggunakan Virtual Box

Langkah-Langkah konfigurasi Mikrotik :

Sistem Keamanan Jaringan Komputer

Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan.

Setting VPN Menggunakan Paket Tracer

VPN adalah singkatan dari “Virtual Private Network”, merupakan suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik).

Softswitch

Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap;(PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini..

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone Menggunakan 2 Router..

Kamis, 30 Juli 2026

Pengukuran jaringan kabel serat optik

Pengertian :
Pengukuran adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui nilai dari parameter suatu jaringan kabel dan atau perangkat akses fiber optik.
Parameter pengukuran kabel fiber optik meliputi redaman, loss sambungan, jarak kabel, redaman end to end, power level, dan kontinuitas.
Adapun pengukuran perangkat aktif akses fiber optik meliputi power transmit, power recieve, BER dan sensitivity.
Peralatan yang digunakan untuk sarana kerja dan pengukuran kabel dan perangkat akses fiber optik diantaranya adalah:
  • OTDR (Optical Domain Reflecto Meter), yang mempunyai kemampuan pengukuran end to end passthrough splitter.
  • Power Meter dengan mempunyai kemampuan pengukuran end to end pass-through splitter.
  • Visible Light Source untuk mengetahui kontinuitas (kelurusan) sambungan serat dan deteksi serat putus.
  • BER Meter (Bit Error Rate ) yang mempunyai kemampuan pengukuran end to end pass-through splitter.
  • Variable Attenuator yang mempunyai pengukuran untuk dua arah.
Parameter yang diukur :
1. Redaman.
Redaman. Pada sistem transmisi serat optik, cahaya yang merambat sepanjang serat optik akan mengalami peredaman, sehingga di ujung jauh (sisi penerima) kekuatan cahaya akan menjadi lemah. Redaman tersebut disebabkan antara lain oleh penyerapan bahan fiber sebagai media perantara, juga karena bending yang terjadi sepanjang serat. Redaman kabel biasanya dituliskan dalam dB/km. Sedangkan redaman total satuannya dB.
2. Loss sambungan.
Loss sambungan. Sambungan merupakan salah satu faktor penting dalam jaringan kabel serat optik. Semakin besar nilai redaman sambungan akan semakin menambah nilai redaman secara total. Oleh sebab itu pada saat penyambungan harus diperhatikan nilai estimasi yang ditampilkan oleh alat sambung (splicer). Setelah kabel digelar, standar maksimum setiap sambungan adalah 0,15 dB (Lihat referensi Telkom).
3. Panjang kabel.
Panjang kabel sangat berbanding lurus dengan nilai redaman total. Semakin panjang kabel yang digelar, semakin besar nilai redaman. Saat ini untuk memenuhi persyaratan teknis, jarak yang diijinkan sekitar 17 km (Lihat referensi Telkom).
4. Redaman end to end. 
Redaman end to end adalah nilai redaman yang dihasilkan dari pengukuran jaringan secara keseluruhan. Nilai redaman total ini harus dibatasi sesuai dengan persyaratan teknis perangkat. Saat
ini redaman maksimal untuk sebuah jaringan dari OLT ke ONT adalah 25 dB (Lihat referensi Telkom).
5. Kontinuitas. 
Kontinuitas menandakan kelurusan jaringan serat optik yang sudah mengalami beberapa kali penyambungan.  

Rabu, 29 Juli 2026

BAB I Keragaman Komunikasi (Komunikasi Audio)

Keragaman Komunikasi Adalah satu atau lebih metode yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi yang saling terhubung antar individu, baik itu hubungan perorangan, golongan dan masyarakat.
Keragaman Komunikasi diklasifikasikan menjadi 4 :
1. Komunikasi Audio
2. Komunikasi Video
3. Komunikasi Audio Video
4. Komunikasi Data

1. Komunikasi Audio
        Komunikasi audio adalah proses penyampaian atau penerimaan informasi antara dua atau lebih alat komunikasi (device) dalam bentuk suara. Jadi, pada komunikasi audio, pesan yang kita sampaikan atau terima itu berupa suara. Nah, media yang biasa digunakan pada komunikasi audio antara lain ada telepon, handphone, radio, walkie-talkie, dan lain sebagainya.
        Alur komunikasi audio kurang lebih sama seperti komunikasi data, ya. Awalnya, perangkat akan menangkap sinyal audio melalui mikrofon. Lalu, sinyal tersebut akan dikonversi atau diolah menjadi data digital. Kemudian, data digital ini akan dikirim ke perangkat si penerima pesan melalui jaringan. Nah, di perangkat si penerima pesan ini, data digital tersebut akan diolah kembali menjadi sinyal audio dan dikeluarkan melalui loudspeaker.
        Selain itu, komunikasi audio juga terbagi menjadi beberapa jenis, nih. Di antaranya ada audio streaming, audio response, audio oscillator, audio modem riser, dan audio visual.
1. Audio Streaming
Jenis audio yang bisa langsung diputar melalui jaringan internet. Contohnya, lagu-lagu atau podcast yang kamu dengar lewat aplikasi, seperti Spotify, Joox, iHeart, dan sebagainya.
2. Audio Response
Suara yang dihasilkan oleh sistem komputer maupun perangkat lainnya karena adanya input tertentu. Misalnya, suara notif dari HP-mu ketika kamu mendapat pesan, dering telepon saat ada panggilan masuk, dan lain sebagainya.
3. Audio Oscillator
Perangkat pembantu untuk menambahkan unsur audio (suara) pada film.
4. Audio Modem Riser
Suatu alat atau tools pada motherboard komputer untuk mengubah data audio menjadi data lainnya.
5. Audio Visual
Suatu perangkat suara yang dilengkapi dengan tampilan gambar (visual). Contohnya, televisi, film, dan lain sebagainya.
Perangkat Komunikasi Audio
Berikut ini ada beberapa perangkat yang digunakan pada komunikasi audio.

Jenis jenis format file audio.
1. MP3 atau MPEG 1/2 Audio Layer 3
Mp3 adalah format audio yang paling populer pada saat ini. Format ini menggunakan algoritma audio lossy compression yang dapat mengurangi ukuran file. Mp3 dikembangkan di Jerman fraunhofer Institute dan berbasis format MPEG.
2. AIFF dan AIFC (Audio Interchange File Format)
AIFF adalah format file yang tidak dikompres yang dikembangkan oleh Apple pada Machintosh dan Platform Unix
3. Ogg dan Ogg Vorbis
Ogg adalah format multimedia gratis yang dirancang untuk streaming dan penyimpanan yang sangat efisien. Ogg dikembangkan oleh Xiph.org Foundation. Begitu juga Ogg Vorbis yang berupakan codec audio gratis
4. WAV
WAV adalah standart audio yang dikembangkan oleh microsoft dan IBM. WAV adalah format utama untuk menyimpan data audio pada windows dan menggunakan metode yang sama dengan AIFF untuk menyimpan data. WAV menggunakan teknik pulse-code modulation(PCM)yang tidak dikompres.
5. AAC atau Advance Audio Codec
AAC adalah sistem lossy compression untuk file audio yang dikembangkan oleh Motion Picture Expert Group untuk menggantikan MP3 yang mempunyai kelebihan yaitu kompresi lebih effisien dan kualitas suara audio yang lebih baik dan mendukung audiomultichannel.
6. WMA (Windows Media Audio)
WMA adalah codec untuk lossy compression yang dikembangkan oleh microsoft untuk menyaingi mp3. Akan tetapi sementara ini Microsoft memposisikan WMA bersaing dengan AAC. WMA juga menggunakan sistem Digital Rights Management seperti AAC untuk proteksi penggandaan dan membatasi pemutaran pada PC atau perangakat tertentu
7. Real Audio
real Audio adalah codec audio yang dikembangkan oleh Real Networks pada tahun 1995. Codec ini awalnya hanya digunakan untuk transmisi bandwitch yang rendah. Real Audio banyak digunakan oleh station radio untuk streaming program-program via internet secara realtime.Contoh Komunikasi Audio
Terdapat berbagai produk dengan cara kerja komunikasi audio, contohnya seperti Telepon, Radio, dan Tape Recorder

Tugas Pertemuan 1 Komunikasi Audio
Klik Kerjakan Untuk Mengerjakan Soal

👉 KERJAKAN