IKLAN

Online Based Media Learning SMK Darul Ma'wa Plumpang

Konfigurasi Mikrotik Menggunakan Virtual Box

Langkah-Langkah konfigurasi Mikrotik :

Sistem Keamanan Jaringan Komputer

Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan.

Setting VPN Menggunakan Paket Tracer

VPN adalah singkatan dari “Virtual Private Network”, merupakan suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik).

Softswitch

Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap;(PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini..

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone Menggunakan 2 Router..

Sabtu, 24 Oktober 2026

Instalasi Jaringan Nirkabel

A. Acces Point (Titik Akses)

Memberikan titik akses terhadap suatu jaringan kepada klien. Berkomunikasi dengan dengan klien nirkabelnya, dengan jaringan berkabel, dan dengan AP lain.

B. Konfigurasi AP

1. Route Mode

2. Repeater Mode

3. Bride Mode

1. Route Mode
Route mode, atau mode perutean, mengacu pada cara router (perangkat jaringan) menentukan jalur terbaik untuk mengirimkan paket data dari satu jaringan ke jaringan lain. Fungsi utamanya adalah memastikan data mencapai tujuan yang dituju secara efisien dan efektif. Dalam konteks jaringan komputer, router menggunakan berbagai metode routing untuk mencapai tujuan ini.

Pengertian Route Mode (Mode Perutean):
Routing: adalah proses menentukan jalur terbaik untuk mengirimkan paket data dari sumber ke tujuan melalui jaringan.
Route mode: merujuk pada metode atau algoritma yang digunakan oleh router untuk memilih jalur terbaik tersebut.
Fungsi utama route mode adalah mengoptimalkan pengiriman data dengan memilih jalur yang paling efisien, menghindari kemacetan, dan memastikan data sampai ke tujuan dengan cepat.

Fungsi Route Mode:
1. Penentuan Jalur Terbaik:
Route mode memungkinkan router untuk memilih jalur terbaik berdasarkan berbagai faktor seperti kecepatan, ketersediaan, dan biaya.
2. Penyampaian Data Efisien:
Dengan memilih jalur yang optimal, route mode memastikan data dikirimkan dengan cepat dan efisien, menghindari kemacetan dan latensi.
3. Konektivitas Jaringan:
Route mode memungkinkan konektivitas antar jaringan yang berbeda, memungkinkan komunikasi dan pertukaran data antar jaringan yang terpisah.
4. Keamanan Jaringan:
Beberapa route mode juga dapat memberikan lapisan keamanan tambahan dengan memfilter lalu lintas yang mencurigakan atau mengenkripsi data yang ditransmisikan.
5. Fleksibilitas dan Skalabilitas:
Route mode memungkinkan jaringan untuk beradaptasi dengan perubahan kondisi jaringan dan menambahkan perangkat baru tanpa mengganggu operasi yang sudah ada.

Jenis-Jenis Route Mode:
Ada dua jenis utama route mode:

Routing Statis:
Administrator jaringan secara manual mengonfigurasi jalur untuk setiap paket data. Ini cocok untuk jaringan kecil dengan topologi yang stabil.
Routing Dinamis:
Router secara otomatis menentukan jalur terbaik berdasarkan informasi yang diperoleh dari router lain. Ini lebih fleksibel dan cocok untuk jaringan besar dengan topologi yang sering berubah.

Kesimpulan:
Route mode adalah komponen penting dalam jaringan komputer, memastikan data dikirimkan secara efisien dan efektif. Dengan memilih jalur terbaik, route mode membantu menjaga konektivitas dan kinerja jaringan. Pemilihan jenis route mode yang tepat tergantung pada ukuran dan kompleksitas jaringan.

Langkah2 Instalasi Route Mode: 

Buka browser Chrome
ketik itotolink.net / Ip login default router
New Login Password Pilih Skip
USER LOGIN Username admin password admin masukkan verivication kode lalu klik login
Pilih Mode Gateway 
Klik Advanced Setup
Klik menu Network
Pilih LAN Setting
ganti IP default router jika IP satu segmen dengan ISP
ganti 192.168.1.1 
Klik Aplly
Pilih Menu WAN Setting
Wan Type Static ip
Ip Address 192.168.0.ip kelompok
Subnet Mask 255.255.255.0
Default Gateway 192.168.0.1
DNS 1 8.8.8.8
DNS 2 8.8.4.4
klik Apply
Klik Menu Wireless
SSID Kel 1 Nama Nama
Encryption wpa2 MIXED
Password 12345678
klik Aplly

Kel 1 IP 192.168.0.111
Kel 2 IP 192.168.0.112
Kel 3 IP 192.168.0.113
Kel 4 IP 192.168.0.114
Kel 5 IP 192.168.0.115
Kel 6 IP 192.168.0.116
Kel 7 IP 192.168.0.117
Kel 8 IP 192.168.0.118
Kel 9 IP 192.168.0.119
Kel 10 IP 192.168.0.120

Hasil Tes koneksi: 
Jaringan Kabel       Download/Unduh :........................       Upload/Unggah : .........................
Jaringan Nirkabel   Download/Unduh :........................       Upload/Unggah : .........................

2. Repeater Mode

Repeater adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menerima, memperkuat, dan mengirim ulang sinyal, baik itu sinyal nirkabel (seperti WiFi) maupun sinyal kabel, untuk memperluas jangkauan area koneksi. Dengan kata lain, repeater membantu mengatasi masalah sinyal lemah atau tidak terjangkau pada area yang luas.

Fungsi utama repeater meliputi:
Memperluas jangkauan sinyal:
Repeater memungkinkan sinyal untuk menjangkau area yang sebelumnya tidak terjangkau, seperti sudut-sudut rumah yang jauh dari router, atau area kantor yang luas.
Memperkuat sinyal yang lemah:
Jika sinyal WiFi atau jaringan lain melemah di area tertentu, repeater dapat memperkuat sinyal tersebut agar tetap stabil dan kuat.
Mengoptimalkan kinerja jaringan:
Dengan memperkuat dan memperluas jangkauan sinyal, repeater membantu meningkatkan kinerja keseluruhan jaringan, termasuk kecepatan transfer data dan stabilitas koneksi.
Mengurangi penggunaan kabel:
Dalam beberapa kasus, repeater dapat mengurangi kebutuhan akan kabel jaringan yang panjang untuk menghubungkan perangkat ke jaringan.
Menyediakan koneksi yang lebih stabil dan handal:
Dengan memperkuat dan memperluas jangkauan sinyal, repeater membantu mengurangi masalah koneksi terputus-putus dan memastikan koneksi yang lebih stabil dan handal.

Contoh Penerapan:
Di rumah:
Memperluas jangkauan sinyal WiFi di seluruh rumah, termasuk di lantai atas atau di sudut-sudut yang sulit dijangkau.
Di kantor:
Memastikan semua area kantor mendapatkan sinyal WiFi yang kuat, terutama di kantor yang luas atau dengan banyak sekat.
Di area terpencil:
Membantu memperluas jangkauan sinyal seluler atau WiFi di daerah yang sulit dijangkau oleh sinyal utama.
Dengan demikian, repeater adalah solusi yang efektif untuk mengatasi masalah jangkauan sinyal dan memastikan koneksi internet yang lebih baik di berbagai lingkungan.

3. WISP Mode

WISP Mode adalah singkatan dari Wireless Internet Service Provider Mode. Ini adalah mode kerja pada router atau access point yang memungkinkan perangkat tersebut untuk terhubung ke jaringan Wi-Fi lain secara nirkabel (biasanya dari penyedia internet atau hotspot) dan kemudian mendistribusikan koneksi internet tersebut ke perangkat lain seperti HP, laptop, dan lainnya.
Dengan kata lain, router dalam WISP Mode berfungsi sebagai penerima sinyal Wi-Fi dan pemancar ulang (repeater + router).

Kegunaan WISP Mode

Berbagi koneksi Wi-Fi publik

Misalnya di hotel, kafe, atau area publik yang hanya mengizinkan satu perangkat terkoneksi, kamu bisa gunakan WISP mode untuk berbagi ke lebih banyak perangkat.
Menguatkan sinyal Wi-Fi
Bisa digunakan untuk menangkap sinyal dari sumber Wi-Fi yang jauh (misalnya rumah tetangga yang memberi izin) dan memancarkannya ulang di rumah sendiri.
Menggunakan layanan ISP nirkabel
Cocok untuk wilayah yang tidak memiliki akses internet kabel dan hanya tersedia ISP berbasis Wi-Fi.
Membuat jaringan lokal pribadi

WISP mode tetap membuat jaringan lokal (LAN) pribadi dengan fitur keamanan (firewall, NAT, DHCP), walaupun internet berasal dari Wi-Fi luar.
 
Cara Kerja Singkat WISP Mode

Router terhubung ke jaringan Wi-Fi eksternal.
Router menerima koneksi internet dari Wi-Fi tersebut.
Router kemudian membuat jaringan Wi-Fi baru sendiri, dengan nama (SSID) dan kata sandi yang kamu tentukan.
Perangkat-perangkat kamu (HP, laptop, dsb.) terhubung ke jaringan baru ini, dan bisa mengakses internet.
 
Catatan
Tidak semua router memiliki fitur WISP mode.
Kualitas sinyal dari Wi-Fi sumber sangat memengaruhi kecepatan dan kestabilan internet.
Berbeda dari mode repeater biasa karena WISP membuat jaringan baru dengan IP lokal sendiri.

4. Bride Mode
Mode bridge pada router adalah pengaturan yang membuat router beroperasi seperti switch atau bridge, bukan sebagai router tradisional. Dalam mode ini, router meneruskan lalu lintas jaringan dalam segmen yang sama, bukan merutekannya antar jaringan yang berbeda. Fungsinya adalah untuk memperluas jangkauan jaringan, menghubungkan perangkat dalam satu segmen jaringan, dan meningkatkan kinerja jaringan dengan menghilangkan kebutuhan perutean antar segmen.

Mode Bridge vs. Mode Router:

Mode router tradisional membagi jaringan menjadi beberapa subnet, menetapkan alamat IP, mengelola lalu lintas, dan melakukan NAT. Mode bridge, sebaliknya, menonaktifkan fungsi-fungsi ini dan beroperasi pada lapisan jaringan yang lebih rendah, bertindak sebagai jembatan antara perangkat dalam jaringan yang sama.

Fungsi Utama:
Memperluas Jangkauan Jaringan: Mode bridge memungkinkan Anda menghubungkan perangkat ke jaringan yang sama tanpa perlu membuat subnet baru, sehingga jangkauan jaringan menjadi lebih luas.
Menghubungkan Perangkat: Mode ini memungkinkan perangkat dalam jaringan yang sama untuk berkomunikasi secara langsung, seolah-olah mereka terhubung ke switch yang sama.
Meningkatkan Kinerja: Dengan menghilangkan kebutuhan perutean, mode bridge dapat meningkatkan kinerja jaringan, terutama jika perangkat terhubung ke jaringan yang sama.

Contoh Penggunaan:
Mode bridge sering digunakan untuk: Menghubungkan dua atau lebih router dalam satu jaringan.
Memperluas jangkauan sinyal Wi-Fi tanpa membuat jaringan baru.
Menghubungkan perangkat seperti konsol game atau smart TV ke jaringan yang ada tanpa perlu konfigurasi router yang rumit.

Cara Kerja:
Dalam mode bridge, router menerima dan meneruskan paket data berdasarkan alamat MAC, bukan alamat IP. Router tidak melakukan fungsi perutean seperti yang dilakukan dalam mode router tradisional.

Secara singkat, mode bridge adalah cara untuk membuat router berfungsi sebagai jembatan antara perangkat dalam jaringan yang sama, memperluas jangkauan dan meningkatkan kinerja jaringan

C. Kartu Wireless

Komponen yang menyediakan koneksi antara peranti klien dengan jaringan.
Berfungsi sebagai modular radio pada titik akses, bridge, work-group bridge, USB adapter, PCi & ISA adapter.
Pengguna akhir (end-users) untuk dihubungkan ke layanan wireless LAN, mereka menginstal kartu wireless LAN (PCMCIA cards) pada notebook atau handheld computer. Sedangkan kartu ISA Wireless LAN dibutuhkan untuk komputer desktop.

Jenis Kartu Wireless

WLAN PCI CARD
WLAN PCMI CARD
CF, digunakan pada PDA dan hanya membutuhkan sedikit daya
USB, konektivitasnya sederhana, tidak membutuhkan daya tambahan selain yang dikirimkan melalui USB port pada komputer
PCI, dipasang didalam komputer dekstop atau server  









Sabtu, 17 Oktober 2026

Profesi dan Kewirausahaan (job-profile dan technopreneur) di bidang teknik jaringan komputer dan telekomunikasi

1. Deskripsi Karier

Technopreneur merupakan sebutan untuk seseorang yang memanfaatkan perkembangan teknologi mutakhir untuk dioptimalkan sebagai basis dalam mengembangkan pengembangan usaha. Sederhananya, technopreneur adalah seseorang yang mengelola usaha menggunakan basis teknologi. Kemunculan technopreneur tak lepas dari pergeseran lanskap perekonomian dari resource based menjadi knowledge based. Agar entrepreneur tetap bisa bersaing di dunia usaha maka harus meng-upgrade usahanya. Tak heran inovasi menjadi hal penting yang harus selalu diperhatikan. Salah satu jenis technopreneur adalah high-tech business, yaitu usaha-usaha yang menggunakan inovasi teknologi. Inovasi yang berbasis teknologi ini diharapkan dapat memberi nilai tambah pada keseluruhan proses produksi. Dengan demikian kenyamanan, kemudahan, efisiensi, produktivitas, juga kecepatan bisa diwujudkan.

Untuk menjadi seorang Technopreneur dibutuhkan Competence yang terdiri dari knowledge, skill, dan attitude. Seorang Technopreneur harus punya sikap pantang menyerah, optimis, tekun, dan disiplin yang tinggi. Kemampuan dibidang teknologi dan bisnis bisa membuat inovasi yang diciptakan berkembang luas dan bermanfaat untuk banyak orang. Pada era revolusi industry seperti sekarang, diharapkan keberadaan technopreneur akan berkontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan baru. Selain itu, technopreneur ship juga bisa jadi strategi untuk mengelola bonus demografi Indonesia yang sangat tinggi.

Peran dan tanggung jawab technopreneur yaitu, melaksanakan riset dan pengembang ilmu pengetahuan dan teknologi, mengutamakan kemudahan dalam penggunaan teknologi, mengolah teknologi dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas, melakukan inovasi teknologi untuk mengubahnya menjadi lebih canggih, modern dan sesuai dengan tuntutan pasar.


Kewirausahaan Menurut Para Ahli 

1. Menurut Richard Cantillon (1775) 

Kewirausahaan sebagai pekerjaan itu sendiri (wirausaha). Seorang pengusaha membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang beresiko atau ketidakpastian.

2. Menurut Thomas W.Zimmerer 

Kewirausahaan adalah merupakan proses menciptakan sesuatu yang berbeda dengan mengabdikan seluruh waktu dan tenaganya disertai dengan menanggung resiko keuangan, kejiwaan, sosial, dan menerima balas jasa dalam bentuk uang dan kepuasan pribadinya


Kewirausahaan Menurut Para Wirausahaan 

1. Altimese Nichole, pendiri nicholenicole berbagi: 

“banyak yang bersemangat untuk menjadi wirausaha tetapi berkecil hati ketika kenyataan menghantam. kewirausahaan berarti tetap berkomitmen untuk tujuan Anda di luar perasaan kegembiraan Anda. tetap di jalur dan ingat 'mengapa' Anda. 

2. Pendiri dan CEO Neuroflow Christopher Molaro mengatakan,

“kewirausahaan berarti menjadi orang yang mau mengambil lompatan, bekerja cukup keras untuk mengorbankan segala sesuatu di sekitar Anda, semua atas nama pemecahan masalah karena tidak ada orang lain yang mampu atau memiliki keinginan .”


2. Ciri-ciri Kewirausahaan 

Dalam melakukan kegiatan berwirausaha pasti memiliki ciri-ciri dan karakteristik mengenai Wirausaha itu sendiri, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dan karakteristik dari Wirausaha. Wirausaha harus memiliki keberanian, yaitu keberanian dalam mengambil keputusan dan risiko. 

Wirausaha harus memiliki daya kreasi dan inovasi yang baik. 

Wirausaha harus dapat berfikir panjang untuk masa depan dalam melakukan kegiatan wirausaha nya. 

Wirausaha harus memiliki jiwa Kepemimpinan 

Wirausaha harus memiliki Semangat dan Kemauan yang Keras dalam Usahanya. 

Wirausaha harus dapat menganalisa dengan tepat. 

Memiliki Sifat hemat dan tidak boros. 

Menjadi pemimpin yang baik 

Menjadi optimis 

Menjadi percaya diri 

Menjadi bergairah 

Disiplin 

Menjadi proaktif 

Tetap berpikiran terbuka 

Menjadi kompetitif 

Menjadi baik 

Beberapa hal diatas adalah proses yang harus kita jalani dalam berwirausaha, khususnya untuk para pelajar pada Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi :).


3. Konsep Kewirausahaan  

Dalam berwirausaha pasti memiliki konsep yang berguna supaya dalam berwirausaha dapat memberikan arahan, serta memberikan persiapan yang baik. Berikut ini merupakan konsep dari kewirausahaan. 

1. Kelincahan (Agility)

Kelincahan atau Agility di dalam kewirausahaan ini adalah ketika terjadi perubahan pasar atau seperti pada masa ini, ketika terjadi pandemi covid 19, maka wirausaha harus bisa mengambil keputusan dalam berwirausaha yang dilakukan, supaya wirausaha yang dilakukan dapat berjalan baik, maupun secara startegi, hasil dan marketplace. 

2. Daya Tahan (Eundurance)

Dalam berwirausaha, pasti banyak tantangan yang datang kepada kita, oleh karena itu Daya Tahan di dalam melakukan wirausaha harus mantap. Beberapa hal yang harus dihadapi yaitu mulai dari gulung tikar pada saat pandemi, imunitas diri maupun perusahaan dan dampak dari pandemi ini. 

3. Kecepatan 

Kecepatan di dalam berwirausaha yaitu bagaimana kita seorang wirausaha melakukan hal-hal yang berkaitan dengan wirausaha dengan berkesinambungan dalam waktu yang singkat. Selain itu wirausaha harus memiliki kecepatan dalam berinovasi untuk menghadapi masa depan yang akan datang dan mampu menjawab permintaan dari pasar. 

4. Kelenturan 

Kelenturan dalam berwirausaha yaitu bagaimana seorang wirausaha dapat menyesuaikan bagaimanapun keadaan maupun tempat nya. o Seorang wirausahawan harus berusaha untuk bisa memiliki kemampuan adaptasi yang baik, sehingga dapat memaksimalkan dalam berwirausaha dimanapun. 

5. Kekuatan (Strength) 

Kekuatan atau Strength dalam berwirausaha yaitu kemampuan kondisi seorang wirausahawan dalam melakukan wirausaha nya. Harus dapat merespon kewirausahaan dan dapat meningkatkan fungsi komponen seperti kecepatan, kelincahan dan ketepatan dalam berwirausaha. Dan harus bergerak maju :).


4. Tujuan Kewirausahaan 

Berikut ini merupakan beberapa tujuan dalam kewirausahaan, diantaranya yaitu : 

1. Mendukung Munculnya Usaha-usaha Kecil 

2. Mendukung Kesejahteraan Masyarakat 

3. Menumbuhkan Semangat Inovasi


Tujuan Kewirausahaan Menurut Para Ahli

Tujuan wirausaha adalah mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru. (Josep Schumpeter) 

Tujuan wirausaha adalah menjalankan, mengatur, dan berani mengambil resiko bagi pekerjaan yang dijalankannya dalam dunia usaha. (Kathleen) 

Tujuan wirausaha adalah mengelola, mengorganisasikan, dan berani menanggung segala risiko untuk menciptakan peluang usaha dan usaha baru. (Stein dan John F. Burgess) 

Tujuan wirausaha adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis. (Ahmad Sanusi)


5. Jenis Wirausaha 

Berikut ini merupakan jenis dari Wirausaha yang populer di Indonesia dan beberapa contoh yang tersedia. 

1. Usaha Ritel 

Bisnis Ritel atau Usaha Ritel merupakan bisnis atau usaha yang melibatkan penjualan barang atau jasa pada konsumen, dalam jumlah satuan atau eceran.

Usaha ritel yang populer saat ini adalah jaringan minimarket yang berjumlah ribuan, dan tersebar di seluruh Indonesia. 

 2. Startup Bisnis 

Startup adalah perusahaan rintisan yang belum lama beroperasi. Dengan kata lain, startup artinya perusahaan yang baru masuk atau masih berada pada fase pengembangan atau penelitian untuk terus menemukan pasar meupun mengembangkan produknya. Startup biasanya mengacu pada perusahaan-perusahaan yang layanan atau produknya berbasis teknologi.

Salah satu pelaku model usaha ini yang telah mendulang kesuksesan di Indonesia adalah usaha yang dirintis oleh menteri pendidikan kita saat ini. Berawal dari sebuah usaha transportasi online, kini usaha tersebut menjelma menjadi platform yang menyediakan banyak layanan bagi masyarakat. 

Sebagai contohnya, platform GO-JEK yang didirikan pada tahun 2011 oleh Nadiem Makarim memulai usahanya dari pebisnis Start-up hingga saat ini, GO-JEK mampu mencapai level unicorn, serta Nadiem Makarim sendiri yang mampu berkembang dari pemilik bisnis dan sekarang menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. 

3. Industri Kreatif

Industri Kreatif merupakan kumpulan aktivitas yang terkait dengan penciptaan, kreativitas dan ide dari seseorang atau kelompok yang dapat menghasilkan sebuah karya dari individu maupun kelompok.

Beberapa contoh dari industri kreatif yaitu seperti fashion designer, penulis, copywriter, pelukis, desainer, ghostwriter, penulis artikel, dan masih banyak lagi




B. Job-profile


Seiring dengan perkembangan teknologi, lapangan pekerjaan pun kian berkembang. Muncul profesiprofesi Baru yang beberapa tahun kebelakang belum popular, Atau bahkan Belum ada. Profesi Android Developer misalnya, baru Ada setelah smartphone berbasis Android mulai booming. Dibawah ini ada beberapa profesi dibidang teknologi yang akan dibutuhkan di masa sekarang :

1. Database Administrator

2. Game Developer

3. Programmer

4. Computer Network

5. Developer Software

6. Analisis Sistem Komputer

7. Data cientist

8. Analis Keamanan Informasi 

9. Web Developer

10. Arsitek Jaringan Komputer 

11. Intelligence System Developer 

12. Network Administrator


Ada beberapa soft skill yang perlu dikuasai dan tak kalah pentingnya untuk menunjang karier, antara lain:

1. Problem solving

Soft skill pertama yang harus dikuasai oleh seorang network administrator adalah problem solving. Memiliki kemampuan problem solving yang kuat tentu akan memudahkan kamu untuk mengidentifikasi masalah dalam jaringan komputer perusahaan. Saat masalah sudah diidentifikasi, tentunya akan dimudahkan untuk mencari solusi yang paling tepat.

2. Berpikir kritis

Dalam mencari solusi dari suatu permasalahan, tentunya dibutuhkan kemampuan berpikir yang kritis. Tanpa kemampuan ini, pastinya kamu akan kesulitan untuk mempertimbangkan semua kemungkinan saat sedang mengidentifikasi suatu masalah. Kemampuan berpikir kritis juga akan mempermudah untuk mencari solusi yang paling efektif dalam menghadapi suatu masalah di pekerjaan.

3. Komunikasi

Kemampuan komunikasi merupakan salah satu skill yang dibutuhkan oleh setiap jenis pekerjaan, begitu juga dengan network administrator. Saat memiliki kemampuan komunikasi yang mumpuni pastinya akan dimudahkan untuk berdiskusi dengan kolega saat harus memecahkan suatu masalah. Selain itu, diperlukan juga kemampuan active listening yang mumpuni agar lebih mudah mengerti permasalahan dari pengguna.

4. Reading comprehension Reading comprehension atau memahami bacaan rupanya juga harus dikuasai dengan baik oleh setiap network administrator. Dalam menjalankan pekerjaannya, mereka harus selalu siap untuk membantu memecahkan masalah jaringan yang terjadi di perusahaan. Dalam mencari solusi yang paling efektif, tentu saja bisa dilakukan dengan membaca instruksi dari dokumen yang relevan dengan masalah yang dihadapi.


link