IKLAN

Online Based Media Learning SMK Darul Ma'wa Plumpang

Konfigurasi Mikrotik Menggunakan Virtual Box

Langkah-Langkah konfigurasi Mikrotik :

Sistem Keamanan Jaringan Komputer

Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan.

Setting VPN Menggunakan Paket Tracer

VPN adalah singkatan dari “Virtual Private Network”, merupakan suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik).

Softswitch

Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap;(PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini..

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone Menggunakan 2 Router..

Kamis, 13 Agustus 2026

Pengukuran kabel serat optik dengan OTDR

Pengertian ::

  • OTDR merupakan salah satu peralatan utama baik untuk kegiatan instalasi maupun pemeliharaan link fiber optik. 
  • OTDR dipakai untuk mendapatkan gambaran visual dari redaman fiber optik sepanjang link yang ditampilkan pada sebuah layar dengan jarak digambarkan pada sumbu ‘X’ dan daya pada sumbu ‘Y’. Redaman adalah selisih daya, sehingga seringkali sumbu Y sering disebut sebagai redaman (salah kaprah).
  • Dengan OTDR pula memungkinkan sebuah link diukur dari satu ujung. Untuk keperluan uji terima pengukuran dengan OTDR dilakukan dari 2 (dua) arah. Pada jaringan yang menggunakan splitter pengukuran dilakukan per segmen.
  • Secara umum fungsi dari OTDR adalah mengukur redaman, mengukur loss sambungan, mengukur loss antar dua titik, mengukur jarak kabel, dan melokalisir gangguan. Informasi mengenai redaman, loss sambungan, loss konektor, lokasi gangguan, serta loss antara dua titik dapat diketahui dari layar display.
Kemampuan OTDR :: 

OTDR mempunyai kemampuan untuk : 

  1. Mengukur jarak pada suatu titik dalam serat. 
  2. Mengukur besar Loss rata-rata (dB/km) antara dua titik yang dipilih dalam sebuah serat optik. 
  3. Mengetahui jenis Event dalam serat optik (apakah konektor, tekukan, konektor, atau patahan).
  4. Mengetahui lokasi titik penyambungan dan berapa besar lossnya. 
  5. Mengidentifikasi Lokasi dan Jenis gangguan pada fiber optik. 
  6. Mengetahui besar porsi daya yang dipantulkan pada suatu event pantulan (Optical Return Loss).
  7. Mensupport Reporting Data. 
Yang bisa diukur dengan OTDR ::

  1. Pengukuran jarak. OTDR akan menghitung waktu perjalanan pulsa cahaya yang dikirim ke fiber sampai diterima kembali . Jika kecepatan cahaya di vakum dan index bias dari fiber glass diketahui maka jarak dapat dihitung. 
  2. OTDR dapat mengukur besar redaman fiber optik (dalam dB/km). 
  3. Event loss bisa di dapat dengan menghitung perbedaan level daya sebelum dan setelah suatu event. 
  4. Mengukur optical return loss (ORL), yaitu besar porsi daya dari cahaya yang dipantulkan kembali, diukur dalam dB. Semakin besar nilainya (dalam dB) semakin sedikit cahaya yang dipantulkan.
Backscattering Light 

  • Ketika cahaya merambat di dalam fiber optik, jika menemui material yang tidak sama (seragam) maka akan terjadi fenomena yang disebut Rayleigh Scattering atau penghamburan Rayleigh. Penghamburan cahaya ini akan ditransmisikan berlawanan arah dengan propagasi cahaya sehingga disebut backscattering light. 
  • Backscattering light inilah yang dimanfaatkan OTDR untuk menganalisa jarak gangguan yang terjadi.
Cara kerja OTDR :: 
  1. OTDR memancarkan pulsa-pulsa cahaya dari sebuah sumber dioda laser ke dalam serat optik. Sebagian sinyal dibalikan ke OTDR, sinyal diarahkan melalui sebuah coupler ke detektor optik dimana sinyal tersebut diubah menjadi sinyal listrik dan ditampilkan pada layar CRT. OTDR mengukur sinyal balik terhadap waktu. 
  2. Dengan mengetahui nilai kecepatan cahaya, waktu tempuh dan indeks bias core maka jarak bisa dihitung.  
  3. Tampilan OTDR menggambarkan daya relatif dari sinyal balik terhadap jarak. 
Gambaran event di sepanjang fiber optik :: 

Near-end reflection :: 
  • Near-end reflection terjadi antara OTDR dengan konektor yang digunakan. Pada section ini juga sudah termasuk internal reflection yang terjadi di dalam OTDR. 
  • Besarnya redaman dan pantulan yang terdeteksi tidak bisa diukur, maka section ini disebut juga near-end dead zone. Maka jika OTDR digunakan untuk pengukuran jaringan jarak pendek perlu dipasang dummy fiber agar pengukuran lebih akurat. 
Splice loss due to fusion ::
  • Setelah melakukan penyambungan dengan fusion splicer maka permukaan fiber tidak rata dan bagian fiber yang disambung memiliki kepadatan yang lebih besar sehingga Rayleigh Scattering meningkat dan terjadi redaman sambungan (splice loss). 
  • Standar yang diijinkan untuk loss sambungan setelah instalasi adalah maksimum 0,15 dB.

Sabtu, 08 Agustus 2026

Konfigurasi 3G/4G Service di Cisco Packet Tracer

Apa itu Cell Tower ?

Cell tower adalah sebuah perangkat yang terdapat pada aplikasi Cisco Packet Tracer kelompok Wireless Device. Cell tower secara real di lapangan adalah sebuah perangkat yang terpasang pada Tower yang memiliki port Coaxial untuk dapat dihubungkan ke perangkat Router maupun Server.

Fungsi dari Cell Tower

Fungsi dari Cell tower adalah untuk memancarkan sinyal 3G/4G yang akan diterima oleh perangkat lain dengan media udara (wireless), yang kemudian membawa beberapa layanan dari server yang terhubung dengannya seperti contoh layanan Internet, DHCP, Web Server dll.

Konfigurasi Cell Tower dengan Router dan DHCP Server

Di bawah ini adalah topologi yang saya buat secara sederhana yang terdiri dari Cell Tower, Central Officer Server, Router seri 2811, PC, Tablet dan Smartphone.

topologi cell tower dengan server dan router

 Berikut adalah tabel penjelasan konfigurasi IP dari topologi di atas.



tabel perencanaan IP addres
Tabel perencanaan IP address

Untuk menghubungkan antar perangkat diantaranya :
  1. PC ke Router menggunakan kabel jenis Cross-over
  2. Router ke Central Office Server (COS) menggunakan kabel jenis Cross-over
  3. Central Office Server ke Cell Tower menggunakan jenis kabel Coaxial.

Konfigurasi Router

Mari kita lakukan konfigurasi Router untuk memberikan IP address.
Silahkan klik Router kemudian pilih Tab CLI, ketikan perintah berikut :

Router>en
Router#conf  t
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.2.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.252 192.168.1.2
Router(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.252 192.168.2.1
Router#

Konfigurasi Central Office Server

Berikan IP address untuk Backbone port coaxial yang menuju Cell Tower

konfigurasi ip backbone
Konfigurasi ip backbone


Berikan IP address untuk Cell Tower port fa0/0 yang menuju ke Router

konfigurasi ip cell tower
Konfigurasi ip cell tower

Konfigurasi IP Backbone
Konfigurasi IP Backbone

Kemudian ubah nama Provider pada Tab Setting
setting nama provider
Setting nama provider

Konfigurasi Cell Tower

Untuk konfigurasi di Cell Tower lakukan perubahan nama provider, isi dengan nama provider yang sobat inginkan.

setting nama provider di cell tower
Setting nama provider di cell tower

Konfigurasi PC, Smartphone dan Tablet

Pengaturan PC

Untuk PC silahkan untuk memberikan IP address secara statis dengan IP yang terdapat pada tabel di atas. (berikut gambar pengisian)

konfigurasi IP pada PC
Konfigurasi IP pada PC


Pengaturan di Smartphone

Klik pada Menu 3G/4G Server, kemudian isi nama provider yang sama dengan yang di Center Office Server. Kemudian klik menu DHCP Refresh, bila di lihat dari gambar yang terceklis di bawah ini, IP yang didapatkan adalah 192.168.3.100 (artinya ini sudah sama network-nya dengan IP dari Center Office Server).

menghubungkan smarphone dengan cell tower
Menghubungkan smarphone dengan cell tower

Pengaturan di Tablet

Klik pada menu 3G/4G Server, kemudian isi nama provider, lanjutkan dengan megklik tombol DHCP Refresh, bila dilihat pada gambar di bawah IP yang didapatkan adalah 192.168.3.101

menghubungkan tablet dengan cell tower
Menghubungkan tablet dengan cell tower


Silahkan untuk melakukan pengecekan dengan perintah ping dari Smartphone atau Tabel ke beberapa IP perangkat lain, bila sudah repply maka sobat sudah berhasil melakukan konfigurasi. 

BAB I Wirausaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda

A. Karakteristik Kewirausahaan
            Wirausaha, menurut asal katanya, terdiri atas kata wira dan usaha. Wira, berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Pengertian wirausaha, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun kegiatan untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya. Pelaku wirausaha, dikenal juga dengan sebutan wirausahawan atau entrepreneur, adalah seseorang yang memiliki kualitas jiwa kepemimpinan dan inovator pemikiran dalam melakukan usaha. Entrepreneur dapat diartikan juga sebagai seseorang yang mampu mewujudkan ide ke dalam sebuah inovasi yang sukses. Kewirausahaan, atau entrepreneurship, memiliki pengertian yang lebih luas lagi. Kewirausahaan, seperti tercantum dalam lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995, adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan  serta menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. Entrepreneurship adalah sikap dan perilaku yang melibatkan keberanian mengambil risiko, kemampuan berpikir kreatif dan inovatif.


Sifat-sifat seorang wirausahawan seperti berikut.
1. Percaya Diri
Kepercayaan diri merupakan paduan sikap dan keyakinan seseorang dalam menghadapi tugas atau pekerjaan, yang bersifat internal, sangat relatif dan dinamis dan banyak ditentukan oleh kemampuannya untuk memulai, melaksanakan dan menyelesaikan suatu pekerjaan. Kepercayaan diri akan memengaruhi gagasan, karsa, inisiatif, kreativitas, keberanian, ketekunan, semangat kerja, kegairahan berkarya. Kunci keberhasilan dalam bisnis adalah untuk memahami diri sendiri. Oleh karena itu, wirausaha yang sukses adalah wirausaha yang mandiri dan percaya diri.
2. Berorientasikan Tugas dan Hasil
Seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil adalah orang yang selalu mengutamakan nilai-nilai motif berprestasi, berorientasi pada laba, ketekunan, dan kerja keras. Dalam kewirausahaan, peluang hanya diperoleh apabila ada inisiatif. Perilaku inisiatif biasanya diperoleh melalui pengalaman dan pengembangannya diperoleh dengan caradisiplin diri, berpikir kritis, tanggap, bergairah, dan semangat berprestasi.
3. Berani Mengambil Risiko
Salah satu hal penting dalam memulai berbuat sesuatu yang baru adalah berani mengambil risiko untuk melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Inovasi atau kebaruan tidak akan muncul jika kita melakukan hal-hal yang sudah dilakukan oleh orang lain, dan tidak berani melakukan hal-hal yang belum pernah kita lakukan. Wirausahawan adalah orang yang lebih menyukai usaha-usaha yang lebih menantang untuk mencapai kesuksesan atau kegagalan daripada usaha yang kurang menantang. Wirausahawan menghindari situasi risiko yang rendah karena tidak ada tantangan dan menjauhi situasi risiko yang tinggi karena ingin berhasil. Pada situasi ini, ada dua alternatif yang harus dipilih, yaitu alternatif yang menanggung risiko dan alternatif yang konservatif.
4. Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah sikap yang dimiliki oleh seorang pemimpin di antaranya memiliki visi yang jelas, memiliki integritas dan kejujuran, mampu berkomunikasi dengan baik, menjadi teladan, rendah hati, mau mendengar, mampu memotivasi orang lain untuk melakukan tugasnya dan berlaku adil. Seorang wirausahawan harus memiliki sifat kepemimpinan, kepeloporan, keteladanan. Ia selalu menampilkan produk dan jasa-jasa baru dan berbeda sehingga ia menjadi pelopor baik dalam proses produksi maupun pemasaran dan selalu memanfaatkan perbedaan sebagai suatu yang menambah nilai.
5. Keorisinalitas/Keaslian
Keaslian ide, gagasan, pemikiran dan keputusan dapat diperoleh dengan keluasan wawasan dan kemampuan berpikir kreatif, serta melihat peluang yang ada. Orisinalitas muncul dari kemampuan untuk selalu menuangkan imajinasi dalam pekerjaannya, keinginan tampil berbeda atau selalu memanfaatkan perbedaan, memiliki sikap mental yang positif dan daya pikir kreatif. Karya orisinal juga hanya dapat dihasilkan oleh wirausahawan yang memiliki keahlian di bidangnya serta rajin mencoba hal-hal baru yang inovatif.
6. Berorientasi ke Masa Depan
Masa depan memiliki berbagai peluang dan tantangan yang berbeda dengan saat ini. Seorang dengan kewirausahaan berani melihat peluang dan tantangan tidak hanya di saat ini, melainkan juga di masa depan. Salah satu indikator atau tanda seseorang memiliki entrepreneurship atau jiwa kewirusahaan adalah mampu membuat usaha bisnis sendiri, menjadi wirausahawan. Wirausaha dalam bidang teknologi transportasi dan logistik, dapat menjadi wirausahawan yang menghasilkan produk, wirausahawan penjual produk ataupun wirausaha yang memberikan jasa perbaikan produk teknologi transportasi dan logistik. Keberhasilan wirausahawan adalah saat usahanya dapat menghasilkan keuntungan atau laba, mampu mempekerjakan banyak orang, memberikan bagi lingkungan sekitarnya, serta dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negaranya.

Kamis, 06 Agustus 2026

Senin, 03 Agustus 2026

Konfigurasi Mikrotik Dasar

Tahap 1

1. Login ke MAC Address Router  melalui Winbox.

2. Identitas Route:
System >> Identity >> Nama_Router >> Apply >> OK.

3. IP Address Router: Pilih salah satu Static atau Dynamic
IP >> Address  
Static = + >> Address = 192.168.1.10/24 >> Interface = ether1 >> Apply >> OK.
Dynamic = DHCP Client >>  +  >> Interface = ether1 >> Appy >>OK.
+ >> Address = 192.168.10.1/24 >> Interface = ether2 >> Apply >> OK.

4. IP DNS:
IP >> DNS >> Servers = 8.8.8.8 , 8.8.4.4 >> Allow Remote Request >> Apply >> OK.

5. IP Firewall:
IP >> Firewall >> tab NAT >> + >> Chain = srcnat >> Out. Interface = ether1 >> Action = Masquerade >> Apply >> OK.

6. IP Router Gateway:
IP >> Routes >>  + >> Gateway >> 192.168.1.1 >> Apply >> OK

Sabtu, 01 Agustus 2026

Kamis, 30 Juli 2026

Pengukuran jaringan kabel serat optik

Pengertian :
Pengukuran adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui nilai dari parameter suatu jaringan kabel dan atau perangkat akses fiber optik.
Parameter pengukuran kabel fiber optik meliputi redaman, loss sambungan, jarak kabel, redaman end to end, power level, dan kontinuitas.
Adapun pengukuran perangkat aktif akses fiber optik meliputi power transmit, power recieve, BER dan sensitivity.
Peralatan yang digunakan untuk sarana kerja dan pengukuran kabel dan perangkat akses fiber optik diantaranya adalah:
  • OTDR (Optical Domain Reflecto Meter), yang mempunyai kemampuan pengukuran end to end passthrough splitter.
  • Power Meter dengan mempunyai kemampuan pengukuran end to end pass-through splitter.
  • Visible Light Source untuk mengetahui kontinuitas (kelurusan) sambungan serat dan deteksi serat putus.
  • BER Meter (Bit Error Rate ) yang mempunyai kemampuan pengukuran end to end pass-through splitter.
  • Variable Attenuator yang mempunyai pengukuran untuk dua arah.
Parameter yang diukur :
1. Redaman.
Redaman. Pada sistem transmisi serat optik, cahaya yang merambat sepanjang serat optik akan mengalami peredaman, sehingga di ujung jauh (sisi penerima) kekuatan cahaya akan menjadi lemah. Redaman tersebut disebabkan antara lain oleh penyerapan bahan fiber sebagai media perantara, juga karena bending yang terjadi sepanjang serat. Redaman kabel biasanya dituliskan dalam dB/km. Sedangkan redaman total satuannya dB.
2. Loss sambungan.
Loss sambungan. Sambungan merupakan salah satu faktor penting dalam jaringan kabel serat optik. Semakin besar nilai redaman sambungan akan semakin menambah nilai redaman secara total. Oleh sebab itu pada saat penyambungan harus diperhatikan nilai estimasi yang ditampilkan oleh alat sambung (splicer). Setelah kabel digelar, standar maksimum setiap sambungan adalah 0,15 dB (Lihat referensi Telkom).
3. Panjang kabel.
Panjang kabel sangat berbanding lurus dengan nilai redaman total. Semakin panjang kabel yang digelar, semakin besar nilai redaman. Saat ini untuk memenuhi persyaratan teknis, jarak yang diijinkan sekitar 17 km (Lihat referensi Telkom).
4. Redaman end to end. 
Redaman end to end adalah nilai redaman yang dihasilkan dari pengukuran jaringan secara keseluruhan. Nilai redaman total ini harus dibatasi sesuai dengan persyaratan teknis perangkat. Saat
ini redaman maksimal untuk sebuah jaringan dari OLT ke ONT adalah 25 dB (Lihat referensi Telkom).
5. Kontinuitas. 
Kontinuitas menandakan kelurusan jaringan serat optik yang sudah mengalami beberapa kali penyambungan.  

Rabu, 29 Juli 2026

BAB I Keragaman Komunikasi (Komunikasi Audio)

Keragaman Komunikasi Adalah satu atau lebih metode yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi yang saling terhubung antar individu, baik itu hubungan perorangan, golongan dan masyarakat.
Keragaman Komunikasi diklasifikasikan menjadi 4 :
1. Komunikasi Audio
2. Komunikasi Video
3. Komunikasi Audio Video
4. Komunikasi Data

1. Komunikasi Audio
        Komunikasi audio adalah proses penyampaian atau penerimaan informasi antara dua atau lebih alat komunikasi (device) dalam bentuk suara. Jadi, pada komunikasi audio, pesan yang kita sampaikan atau terima itu berupa suara. Nah, media yang biasa digunakan pada komunikasi audio antara lain ada telepon, handphone, radio, walkie-talkie, dan lain sebagainya.
        Alur komunikasi audio kurang lebih sama seperti komunikasi data, ya. Awalnya, perangkat akan menangkap sinyal audio melalui mikrofon. Lalu, sinyal tersebut akan dikonversi atau diolah menjadi data digital. Kemudian, data digital ini akan dikirim ke perangkat si penerima pesan melalui jaringan. Nah, di perangkat si penerima pesan ini, data digital tersebut akan diolah kembali menjadi sinyal audio dan dikeluarkan melalui loudspeaker.
        Selain itu, komunikasi audio juga terbagi menjadi beberapa jenis, nih. Di antaranya ada audio streaming, audio response, audio oscillator, audio modem riser, dan audio visual.
1. Audio Streaming
Jenis audio yang bisa langsung diputar melalui jaringan internet. Contohnya, lagu-lagu atau podcast yang kamu dengar lewat aplikasi, seperti Spotify, Joox, iHeart, dan sebagainya.
2. Audio Response
Suara yang dihasilkan oleh sistem komputer maupun perangkat lainnya karena adanya input tertentu. Misalnya, suara notif dari HP-mu ketika kamu mendapat pesan, dering telepon saat ada panggilan masuk, dan lain sebagainya.
3. Audio Oscillator
Perangkat pembantu untuk menambahkan unsur audio (suara) pada film.
4. Audio Modem Riser
Suatu alat atau tools pada motherboard komputer untuk mengubah data audio menjadi data lainnya.
5. Audio Visual
Suatu perangkat suara yang dilengkapi dengan tampilan gambar (visual). Contohnya, televisi, film, dan lain sebagainya.
Perangkat Komunikasi Audio
Berikut ini ada beberapa perangkat yang digunakan pada komunikasi audio.

Jenis jenis format file audio.
1. MP3 atau MPEG 1/2 Audio Layer 3
Mp3 adalah format audio yang paling populer pada saat ini. Format ini menggunakan algoritma audio lossy compression yang dapat mengurangi ukuran file. Mp3 dikembangkan di Jerman fraunhofer Institute dan berbasis format MPEG.
2. AIFF dan AIFC (Audio Interchange File Format)
AIFF adalah format file yang tidak dikompres yang dikembangkan oleh Apple pada Machintosh dan Platform Unix
3. Ogg dan Ogg Vorbis
Ogg adalah format multimedia gratis yang dirancang untuk streaming dan penyimpanan yang sangat efisien. Ogg dikembangkan oleh Xiph.org Foundation. Begitu juga Ogg Vorbis yang berupakan codec audio gratis
4. WAV
WAV adalah standart audio yang dikembangkan oleh microsoft dan IBM. WAV adalah format utama untuk menyimpan data audio pada windows dan menggunakan metode yang sama dengan AIFF untuk menyimpan data. WAV menggunakan teknik pulse-code modulation(PCM)yang tidak dikompres.
5. AAC atau Advance Audio Codec
AAC adalah sistem lossy compression untuk file audio yang dikembangkan oleh Motion Picture Expert Group untuk menggantikan MP3 yang mempunyai kelebihan yaitu kompresi lebih effisien dan kualitas suara audio yang lebih baik dan mendukung audiomultichannel.
6. WMA (Windows Media Audio)
WMA adalah codec untuk lossy compression yang dikembangkan oleh microsoft untuk menyaingi mp3. Akan tetapi sementara ini Microsoft memposisikan WMA bersaing dengan AAC. WMA juga menggunakan sistem Digital Rights Management seperti AAC untuk proteksi penggandaan dan membatasi pemutaran pada PC atau perangakat tertentu
7. Real Audio
real Audio adalah codec audio yang dikembangkan oleh Real Networks pada tahun 1995. Codec ini awalnya hanya digunakan untuk transmisi bandwitch yang rendah. Real Audio banyak digunakan oleh station radio untuk streaming program-program via internet secara realtime.Contoh Komunikasi Audio
Terdapat berbagai produk dengan cara kerja komunikasi audio, contohnya seperti Telepon, Radio, dan Tape Recorder

Tugas Pertemuan 1 Komunikasi Audio
Klik Kerjakan Untuk Mengerjakan Soal

👉 KERJAKAN