IKLAN

Online Based Media Learning SMK Darul Ma'wa Plumpang

Konfigurasi Mikrotik Menggunakan Virtual Box

Langkah-Langkah konfigurasi Mikrotik :

Sistem Keamanan Jaringan Komputer

Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan.

Setting VPN Menggunakan Paket Tracer

VPN adalah singkatan dari “Virtual Private Network”, merupakan suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik).

Softswitch

Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap;(PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini..

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone Menggunakan 2 Router..

Kamis, 05 September 2024

PENGERTIAN DAN CONTOH DOMAIN

Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama Domain berfungsi mempermudah pengguna di internet untuk melakukan akses ke server dan mengingat server yang dikunjungi dibandingan harus mengenal deretan nomor atau yang dikenal IP address. Nama domain juga di kenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web.


Domain :
Pengertian : daerah; daerah kekuasaan; wilayah; kawasan
Dalam dunia internet dapat dikatakan sebagai pengelompokan/pembagian dari penamaan untuk masing-masing arti atau tujuan, misalnya untuk komersial, organsisasi, sekolah, dll

Domain Level tinggi atau GTLD (Generic Top Level Domain)
Domain ini sebenarnya milik Amerika, namun karena sering digunakan terlihat seperti Domain standard untuk alamat Internet.
Sebagian besar pengguna Internet lebih menyukai penggunaan Domain Level Tinggi ini. Setiap orang boleh memiliki Domain ini tanpa perlu persyaratan yang rumit kecuali domain edu,mil,travel
Contoh Domain Level tinggi /GTLD :

  1. .Com : di gunakan untuk kepentingan komersial atau perusahaan.
  2. .Net : di gunakan untuk kepentingan network infrastruktur.
  3. .Org : di gunakan untuk kepentingan organisasi.
  4. .Info : di gunakan untuk kepentingan informasional website
  5. .Name : digunakan untuk kepentingan keluarga atau personal.
  6. .Edu : digunakan untuk kepentingan website pendidikan, terbatas hanya utk pendidikan.
  7. .Mil : di gunakan untuk kepentingan website angkata bersenjata amerika, terbatas hanya utk Militer.
  8. .biz : di gunakan untuk kepentingan Bisnis.
  9. .tv : di gunakan untuk Entertainment seperti Televisi, Radio, majalah.
  10. .travel : di gunakan untuk Bisnis Pariwisata.
  11. .xxx : di gunakan untuk Pornografi (masih di ajukan).

ccTLD’s (Country Coded Top Level Domains)
Domain yang disediakan utk masing masing negara seperti :
Indonesia menggunakan .id
Singapura menggunakan .sg
Malaysia menggunakan .my

Untuk Indonesia terbagi menjadi beberapa sub domain seperti :
.or.id : Untuk Organisasi
.co.id : Untuk Komersial
.go.id : Untuk Pemerintahan
.ac.id : Pendidikan Tinggi
.sch.id: untuk Sekolah
.net.id: Internet Provider
.web.id: digunakan untuk umum

Sabtu, 24 Agustus 2024

Simulasi Topologi Ring


Bahan :
5 PC Client
5 Switch
Kabel Strigh
Kabel Cross
Ip Address: 192.168.100.11 - 192.168.100.15
Subnet: 255.255.255.0
Gateway : 192.168.100.1

Sabtu, 03 Agustus 2024

Simulasi Pemasangan jaringan ruang 1 dan ruang 2

 Topologi


Ruang 1 ada 5 Komputer
Ruang 2 ada 6 computer

Perangkat
PC = 11
Switch = 2

IP Ruang 1 = 192.168.1.100 - 192.168.1.104
IP Ruang 2 = 192.168.1.105 - 192.168.1.110

Kamis, 01 Agustus 2024

Protokol Jaringan Berbasis Luas

Saat ini terdapat beberapa jenis protokol yang digunakan untuk menyediakan mekanisme pengiriman data melalui jaringan WAN. Diantaranya adalah:

1. Protokol HDLC (High Level Datalink Control)

2. PPP (Point to Point Protocol)

3. Protokol X.25 Protocol dan LAPB (Link Access Procedure Balanced

4. Frame Relay

5. ISDN

Dalam fungsinya untuk mendukung internetworking, maka pengamatan terhadap kinerjanya akan berorientasi pada arsitektur komunikasi data baik OSI maupun TCP/IP. Hal ini terjadi karena setiap perangkat yang dipergunakan untuk komunikasi internetworking harus distandarisasi dibawah ISO melalui OSI, dan kinerjanya harus dapat mengikuti proses enkapsulasi/ dekapsulasi baik yang dianalisa melalui arsitektur OSI maupun TCP/IP.

1. Protokol HDLC (High Level Datalink Control)

HDLC merupakan sebuah protokol yang bekerja pada lapisan datalink. Pertama kali dibuat oleh ISO, merupakan sebuah protokol yang menetapkan metode enkapsulasi data pada koneksi fisik kabel serial dengan data rate 9600 bps. .HDLC biasa digunakan pada jenis koneksi leased line dan mekanisme autentikasi tidak harus digunakan.
HDLC merupakan enkapsulasi default dari sistem router Cisco. Akan tetapi HDLC yang digunakan oleh router Cisco adalah HDLC yang dibuat sendiri oleh Cisco. Hal ini dikarenakan HDLC yang dikeluarkan oleh ISO memiliki kelemahan, yaitu masih bersifat single protocol. Sedangkan HDLC yang dibuat oleh Cisco memiliki kemampuan multiprotocol. HDLC mampu mengenkapsulasi beberapa jenis data yang menggunakan routed protocol (IP, IPX, dsb) atau protokol layer 3 dan pengirimannya dilakukan secara simultan.
HDLC dapat diimplementasikan pada interface serial yang terdapat pada dedicated router dari vendor Cisco, dengan menggunakan perintah:

Router(config) # int s0Router(config‐if) #encapsulation hdlc

Untuk memeriksa apakah HDLC sudah terpasang pada interface serial, dapat digunakan perintah show interface serial0, perhatikan bagian yang menerangkan adanya HDLC Encapsulation.

2. PPP (Point to Point Protocol)

PPP (Point to Point Protocol) merupakan protokol data link layer yang dapat digunakan pada media asynchrounous serial atau synchrounous serial. PPP pada dasarnya merupakan pengembangan dari protokol SLIP (Serial Line Interface Protocol), yaitu sebuah protokol standard point to point yang menggunakan protokol TCP/IP. PPP memiliki kemampuan untuk melakukan proses autentikasi dan bersifat multiprotocol, sehingga menjadi solusi yang banyak digunakan untuk komunikasi WAN. Segmentasi protokolnya dapat dilihat Pada gambar dibawah ini :
https://materitkj11.blogspot.com/

3. Protokol X.25 dan LAPB (Link Access Procedure Balanced)

Pendekatan tradisional packet switching memungkinkan penggunaan X.25 yang tidak hanya menentukan interface user dari jaringan WAN, akan tetapi juga mempengaruhi desain internal jaringan, dengan beberapa pendekatan:
  1. Packet-packet control panggilan, yang diperlukan untuk mensetup dan membubarkan sirkuit virtual, dibawa pada channel yang sama pada sirkuit virtual yang sama sebagai paket data. Akibatnya, diperlukan pensinyalan inband.
  2. Multiplexing sirkuit virtual menempati layer 3 model komunikasi OSI.
  3. Baik layer 2 maupun layer 3 mencakup mekanisme kendali aliran dan koreksi kesalahan.
https://materitkj11.blogspot.com/
X.25 merupakan sebuah protokol standar yang mendefinisikan hubungan antara sebuah terminal dengan jaringan packet switching. X.25 didesain untuk dapat melakukan pengiriman dan penerimaan data melalui jalur analog. Protokol X.25 beroperasi pada layer network, sedangkan layer datalink dikelola oleh protokol LAPB (Link Access Procedure Balanced) yang menyediakan kehandalan dan mekanisme sliding windows.

4. Frame Relay

Jaringan Frame Relay dirancang untuk dapat menampilkan kualitas koneksi yang lebih efektif dibandingkan dengan X.25. Protokol Frame Relay mendefinisikan proses pengiriman data melalui sebuah jaringan data publik, dengan sifat koneksi yang connection oriented. Overhead (header) yang diberikan oleh encapsulasi Frame relay mempunyai kapasitas yang lebih kecil dibanding dengan header dari encapsulasi X.25, hal ini akan menyebabkan kualitas koneksi Frame relay dinilai lebih baik.
https://materitkj11.blogspot.com/
Frame Relay mempunyai kelemahan yaitu berkurangnya kemampuan flow control dan error correction antar jalur router – link frame relay, akan tetapi kemampuan ini tersedia pada lapisan diatasnya.Frame relay mempunyai kelebihan, yaitu dapat menyediakan proses komunikasi yang ringan. Fungsi protokol yang diperlukan pada interface pemakai jaringan menjadi berkurang saat terjadi proses encapsulasi frame relay, akibatnya delay lebih rendah dan laju penyelesaian komunikasi yang lebih tinggi dapat terjadi.

Rabu, 31 Juli 2024

Perkembangan Teknologi di Bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

Perkembangan Teknologi Jaringan Dedicated ke Jaringan Converged

Pada akhir tahun 90-an, jika diamati, terdapat banyak jenis jaringan yang memberikan layanan berbeda-beda, seperti jaringan telepon, jaringan televisi, jaringan komputer, dan internet. Era ini adalah era Dedicated Network atau jaringan khusus dengan teknologi yang masih terpisah-pisah.(Cisco Press, 2018)

Dedicated network (jaringan Dedicated) masih memisahkan antara suara,  video, komputer, dan komunikasi. Telepon, televisi, dan komputer masih menggunakan teknologi dan struktur jaringan masing-masing. Pada masa kini, teknologi telah memungkinkan untuk menggabungkan  semua elemen komunikasi dengan peralatan yang mampu mengakses semua jenis layanan dalam jaringan pada waktu yang sama.
Teknologi masa kini telah menggabungkan beberapa layanan yang berbeda dari jaringan. Teknologi ini disebut dengan jaringan terkonvergensi atau saling terkait (Converged network). Pada jaringan Converged (Converged network), layanan suara, video, dan data menggunakan kanal komunikasi dan struktur jaringan yang sama dengan yang ditunjukkan pada Gambar diatas Pada jaringan ini, pengguna dapat melakukan panggilan telepon melalui internet, menonton siaran televisi melalui telepon seluler, juga menggunakan internet melalui televisi. Seperti halnya jaringan Dedicated, jaringan Converged juga dapat melakukan layanan data, seperti menghubungkan beberapa komputer dengan internet (small home network), melakukan hubungan antara komputer di perkantoran dan komputer pribadi di rumah secara remote untuk dapat terkoneksi dengan sumber daya yang terdapat pada jaringan perusahaan, dan mengakses sumber daya terpusat yang dibagi pakai (shared). Dengan kata lain, jaringan Converged juga melakukan layanan data untuk jaringan kecil, menengah, dan besar.

Refleksi
1. Jelaskan Apa yang dimaksud dengan Dedicated Network?
2. Jelaskan Apa yang dimaksud dengan Coverage Nerwork?



Sabtu, 27 Juli 2024

Simulasi Perancangan Topologi Star

 1. Buka terlebih dahulu aplikasi Cisco Packet Tracer kamu. Berikut tampilan halaman kerja pada Cisco Packet Tracer.

Membuat Topologi Jaringan Star - 1

2. Pada halaman kerja, letakkan 5 PC. Pilih end devices (ctrl+alt+v), lalu pilih PC.

Membuat Topologi Jaringan Star - 2

3. Kemudian letakkan sebuah switches (2950-24) mengelilingi 5 PC tersebut. Lalu hubungkan tiap PC dengan kabel, gunakan kabel Copper Straight-Through.

Membuat Topologi Jaringan Star - 3

4. Pada gambar dibawah ini kabel sudah dihubungkan, namun perangkat belum saling terhubung, karena lampu-nya masih berwarna orange. Dan apabila sudah terhubung, maka lampu akan berwarna hijau semua.

Membuat Topologi Jaringan Star - 4

Membuat Topologi Jaringan Star - 5

5. Jika perangkat sudah terhubung semua, maka koneksikan tiap PC dengan memberikan IP. Klik dua kali pada PC, lalu akan muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian pilih IP configuration.

Membuat Topologi Jaringan Star - 6

6. Karena masih jaringan sederhana, maka isi IP Address terlebih dahulu. Pilih Static untuk memberi IP secara manual. Lalu tunggu subnet mask terisisi secara otomatis. Setelah itu langsung tutup. Lakukan ini ke masing-masing PC. Sebagai catatan untuk tiap PC harus memiliki IP Adress yang berbeda.

Membuat Topologi Jaringan Star - 7

7. Sekarang PC sudah dapat saling berkomunikasi. Untuk mengecek apakah benar sudah dapat saling berkomunikasi, klik dua kali pada salah satu PC, lalu pilih tab dekstop, kemudian pilih command prompt.

Membuat Topologi Jaringan Star - 8

8. Setelah itu lakukan komunikasi dengan cara menge-ping PC. Misal yang ber IP Address kan 192.168.1.100. Jika hasilnya reply, maka PC tersebut sudah terhubung dalam satu jaringan dan dapat saling berkomunikasi.

Membuat Topologi Jaringan Star - 9

9. Hasil akhir dari Topologi Star. Untuk ke lima PC dapat melakukan ping dengan status successful.

Membuat Topologi Jaringan Star - 10

ARSITEKTUR DAN TOPOLOGI JARINGAN



Pengertian Arsitektur Jaringan
Arsitektur jaringan merupakan rancangan arus komunikasi yang diterapkan pada media elektronik.
Arsitektur jaringan juga merupakan lapisan atau himpunan layer yang memiliki tujuan untuk memberikan layanan pada layar diatasnya.

Jenis Arsitektur Jaringan
Pada umumnya arsitektur jaringan terbagi menjadi tiga bagian yaitu WAN, MAN, dan LAN.

WAN (Wide Area Network)
WAN merupakan jaringan yang lebih luas dibandingkan dengan MAN dan LAN. Biasanya WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer antar negara hingga benua. Agar jaringan dapat terhubung, maka diperlukan kabel fiber optik. Kabel tersebut biasanya ditanam di tanah ataupun dibawah laut.

MAN (Metropolitan Area Network)
MAN menjadi jaringan yang memiliki jangkauan lebih sempit jika dibandingkan dengan WAN namun lebih luas jika dibandingkan dengan LAN. Teknologi yang digunakan pada MAN sudah lebih bagus jika dibandingkan dengan LAN. Cakupan yang lebih luas mendukung untuk menghubungkan jaringan komputer antar kota. Agar jaringan MAN dapat diterapkan, maka diperlukan operator telekomunikasi. Operator akan berperan menjadi penghubung antara jaringan komputer satu dengan jaringan komputer lainnya.

LAN (Local Area Network)
Local Area Network (LAN) merupakan jenis dari arsitektur jaringan dimana jaringannya mencakup area lokal saja. Biasanya jaringan tersebut dimanfaatkan oleh orang yang berada di area LAN. Penggunaan LAN biasanya untuk menghubungkan perangkat ke internet yang memanfaatkan perangkat jaringan sederhana. Terdapat beberapa contoh dari perangkat sederhana yang digunakan diantranya Router, Hub, UTP dan Switch. 

Topologi Jaringan
Topologi jaringan masih terkait dengan istilah arsitektur jaringan. Secara umum terdapat tiga jenis pembagian topologi jaringan yaitu.

Topologi Star
Topologi ini disebut sebagai topologi star karena memiliki bentuk seperti bintang. Dalam topologi ini terdapat inti yang disambungkan dengan node atau inti lainnya. Topologi ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya akan memudahkan dalam penambahan komputer dalam jaringan. Kekurangan dari topologi ini adalah saat lalu lintas padat, maka kecepatan transfer datapun akan menjadi lebih lambat.

Topologi Ring
Topologi Ring menjadi topologi yang memiliki performa tinggi. Setiap node pada topologi ini akan memiliki peran sebagai repeater agar sinyal lebih kuat. Setiap perangkat yang ada pada Topologi Ring akan bekerjasama untuk menerima serta meneruskan sinyal. Proses yang terjadi akan dibantu oleh Token.

Topologi Bus
Topologi Bus merupakan topologi yang pertama kali dicetuskan untuk menghubungkan komputer. Setiap komputer dapat terhubung dengan kabel panjang dengan beberapa terminal. Diujung kabel terdapat terminator. Saat ini, topologi bus jariang digunakan karena memiliki potensi tabrakan data dan kecepatan transfer yang terbilang lambat.









Kamis, 25 Juli 2024

Jaringan Local Nirkabel WLAN

Jaringan Lokal Nirkabel (WLAN)

Jaringan komputer dimana media transimisnya menggunakan udara. Berbeda dengan jaringan LAN konvensional yang menggunakan kabel sebagai media transmisi sinyalnya.
Media transmisi ada 2 :Frekuensi Radio (RF)danIR (InfraRed)
Menggunakan strandar IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers)

Wi-Fi

Wi-Fi (atau Wi-fi, WiFi, Wifi, wifi) merupakan kepanjangan dari Wireless Fidelity, memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11.
Lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
   

 Standart WLAN

Standar yang dipakai adalah IEEE (Institute Of Electrical and Electronics Engineers) 802.11x, dimana x adalah sub standar

Spesifikasi Wi-Fi

Spesifikasi

Kecepatan

Frekuensi
Band

Cocok
dengan

802.11b

11 Mb/s

2.4 GHz

b

802.11a

54 Mb/s

5 GHz

a

802.11g

54 Mb/s

2.4 GHz

b, g

802.11n

100 Mb/s

2.4 GHz

b, g, n