IKLAN

Online Based Media Learning SMK Darul Ma'wa Plumpang

Konfigurasi Mikrotik Menggunakan Virtual Box

Langkah-Langkah konfigurasi Mikrotik :

Sistem Keamanan Jaringan Komputer

Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan.

Setting VPN Menggunakan Paket Tracer

VPN adalah singkatan dari “Virtual Private Network”, merupakan suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik).

Softswitch

Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap;(PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini..

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone Menggunakan 2 Router..

Rabu, 14 Januari 2026

🏢 Studi Kasus 2

 🎯 Tujuan Praktik

Siswa mampu:

  1. Merencanakan topologi jaringan LAN

  2. Menentukan skema pengalamatan IP

  3. Mengkonfigurasi perangkat jaringan dasar

  4. Menguji konektivitas jaringan

🏢 Studi Kasus

Sebuah kantor kecil D-NET memiliki 3 ruangan:

Ruangan     Jumlah Komputer
Administrasi     4 PC
Keuangan     3 PC
Teknisi     5 PC

Seluruh komputer harus saling terhubung dalam satu jaringan lokal (LAN) dan dapat saling berkomunikasi.

🧩 Perangkat yang Digunakan

  • 1 Router

  • 1 Switch

  • 12 PC

  • Kabel Straight

📌 Ketentuan Jaringan

  • Gunakan IP Network: 192.168.10.0/24

  • Gateway menggunakan 192.168.10.1

  • IP diberikan secara statis

  • Semua PC harus dapat ping ke gateway


✍️ TUGAS PRAKTIK

1️⃣ Perencanaan Jaringan

a. Buatlah topologi jaringan LAN yang sesuai di Cisco Packet Tracer
b. Tentukan jenis topologi yang digunakan
c. Jelaskan alasan pemilihan topologi tersebut


2️⃣ Tabel Pengalamatan IP

Buat tabel pengalamatan IP seperti berikut:

Perangkat

IP Address

Subnet Mask

Gateway

Router

192.168.10.1

255.255.255.0

192.168.10.1

PC-Admin1

 

 

 

PC-Admin2

 

 

 

PC-Admin3

 

 

 

PC-Admin4

 

 

 

PC-Keu1

 

 

 

PC-Keu2

 

 

 

PC-Keu3

 

 

 

PC-Tek1

 

 

 

PC-Tek2

 

 

 

PC-Tek3

 

 

 

PC-Tek4

 

 

 

PC-Tek5

 

 

 


3️⃣ Konfigurasi Router

Konfigurasikan router dengan IP berikut:

  • Interface FastEthernet/GigabitEthernet

  • IP Address: 192.168.10.1

  • Subnet Mask: 255.255.255.0


4️⃣ Konfigurasi PC

  • Atur IP Address secara manual

  • Sesuaikan dengan tabel pengalamatan

  • Gateway mengarah ke router


5️⃣ Pengujian Jaringan

a. Lakukan ping dari setiap PC ke:

  • Gateway

  • PC lain yang berbeda ruangan
    b. Pastikan hasil Reply

Minggu, 11 Januari 2026

Studi Kasus VoIP

Sebuah kantor kecil ingin menerapkan sistem komunikasi VoIP agar pegawai dapat saling menelepon melalui jaringan lokal tanpa menggunakan pulsa. Jaringan terdiri dari 1 router, 1 switch, dan 4 IP Phone.


Tujuan Praktik

Peserta didik mampu:

  1. Mengonfigurasi jaringan VoIP sederhana

  2. Mengatur IP Address dan DHCP

  3. Mengonfigurasi layanan VoIP (Call Manager Express)

  4. Melakukan uji panggilan antar IP Phone


Topologi Jaringan

  • 1 Router (Cisco 2811/1941)

  • 1 Switch (2960)

  • 4 IP Phone

  • Kabel straight


Ketentuan IP Address

PerangkatIP Address
Router (Fa0/0)       192.168.50.1 /24
IP Phone       DHCP
Network       192.168.50.0 /24

Tugas Praktik

A. Pembuatan Topologi (20 Poin)

  1. Buat topologi sesuai studi kasus

  2. Hubungkan semua IP Phone ke switch

  3. Hubungkan switch ke router


B. Konfigurasi Router (30 Poin)

  1. Konfigurasi IP Address pada interface router

  2. Aktifkan DHCP Server pada router

  3. Tentukan pool DHCP untuk IP Phone

  4. Konfigurasikan telephony-service dengan:

    • Max phones: 4

    • Max DN: 4


C. Konfigurasi VoIP (30 Poin)

  1. Buat extension number:

    • Phone 1 → 1101

    • Phone 2 → 1102

    • Phone 3 → 1103

    • Phone 4 → 1104

  2. Hubungkan masing-masing IP Phone ke extension

  3. Pastikan IP Phone mendapatkan IP secara otomatis


D. Pengujian (20 Poin)

  1. Lakukan panggilan dari Phone 1 ke Phone 4

  2. Lakukan panggilan dari Phone 2 ke Phone 3

BAB V MENGKONFIGURASI VPN SERVER ( Pengertian VPN Server )




A. Pengertian 

VPN adalah singkatan dari “Virtual Private Network”, merupakan suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik). Disebut dengan Virtual Network karena VPN menggunakan jaringan Internet sebagai media perantaranya alias koneksinya bukan secara langsung. Dan disebut Private Network karena VPN bersifat pribadi maksudnya hanya orang tertentu saja yang dapat mengaksesnya.

B. Jenis-Jenis dari VPN
Ada 3 jenis jaringan antara lain: 

1. Remote VPN 
Jenis VPN ini ditujukan pada pengguna yang ingin mengakses jaringan pusat dari tempat yang berada di luar area pusat data dimana user dapat data perusahaan kapanpun dan dimanapun berada contohnya penyelia suatu perusahaan yang dilengkapi laptop untuk mengakses informasi di kantor pusat. Kunci dari jenis komunikasi ini adalah fleksibilitas dan biasanya bandwidth dan performance tidak menjadi isu yang begitu penting. 

2.Intranet VPN 
VPN jenis ini diimplementasikan pada infrastruktur jaringan diperusahaan yang memiliki beberapa lokasi gedung berbeda, biasanya digunakan untuk menghubungkan kantor kantor cabang dengan kantor pusat suatu perusahaan. Jenis VPN ini harus benar-benar aman dan memenuhi standar performansi dan kebutuhan bandwidth dengan persyaratan yang ketat. 

3.Extranet VPN 
Pada jenis komunikasi ini, VPN menggunakan Internet sebagai backbone utama. Biasanya VPN jenis ini ditujukan untuk skala komunikasi yang lebih luas melibatkan banyak pengguna dan kantor cabang yang tersebar. 

C. Fungsi dari VPN
Berikut adalah fungsi dari VPN:

1. Kerahasiaan (Confidentially) : VPN merupakan terknologi yang menggunakan jaringan internet atau jaringan publik yang tentunya sangat rawan terhadap pencurian informasi atau data. Maka VPN memakai metode enkripsi untuk mengacak data yang lewat. Dengan menggunakan metode enskripsi itu, keamanan data akan cukup terjamin dari pencurian data. Walau ada pihak-pihak yang bisa menyadap data-data yang melewati jaringan internet maupun jalur dari VPN sendiri, akan tetapi belum tentu yang menyadap dapat membaca data tersebut sebab data tersebut sebelumnya telah teracak. Dapat disimpulkan dari fungsi confidentially ini maksudnya supaya data yang di transmisikan haya dapat diakses oleh orang yang memang berhak saja.

2. Keutuhan data (Data Integrity) : VPN mempunyai teknologi yang dapat menjaga keutuhan informasi atau data mulai dari data tersebut dikirim kan hingga data tersebut sampai di tempat yang di tujunya. Sehingga data saat di perjalanan dapat terhindar dari berbagai macam gangguan seperti data hilang, rusak, atau dimanipulasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

3. Autentikasi sumber (Origin Authentication) : VPN mempunyai kemampuan untuk melakukan autentifikasi terhadap sumber dari pengiriman data yang akan di terimanya. VPN dapat melakukan pemeriksaan kepada data yang masuk dan mengakses informasi dari sumbernya, lalu alamat dari sumber data tersebut akan di setujui jika proses autentifikasi berhasil, dengan begitu VPN dapat menjamin semua data yang di kirimkan dan juga yang diterima berasal dari sumber yang memang benar-benar seharusnya, tidak ada informasi atau data yang dikirimkan oleh pihak lain dan data yang dipalsukan.

Sabtu, 10 Januari 2026

Studi Kasus Switching

Studi Kasus

Sebuah sekolah memiliki 2 gedung, yaitu Gedung A dan Gedung B.
Setiap gedung memiliki 4 unit komputer yang harus saling terhubung dalam satu jaringan agar dapat berbagi data dan akses internet.

  • Gedung A berjarak ±30 meter dari Gedung B

  • Setiap gedung menggunakan jaringan lokal (LAN)

  • Kedua gedung harus dapat saling berkomunikasi (ping sukses)


Tugas Peserta Didik

  1. Perancangan Jaringan

    • Buatlah topologi jaringan yang sesuai untuk masing-masing gedung dan antar gedung.

    • Sebutkan jenis topologi yang digunakan dan alasannya.

  2. Perangkat Jaringan

    • Tentukan perangkat jaringan yang dibutuhkan untuk menghubungkan:

      • 1 Switch 4 komputer di Gedung A

      • 1 Switch 4 komputer di Gedung B

      • Koneksi antar gedung

  3. Media Transmisi

    • Tentukan jenis kabel jaringan yang digunakan:

      • Di dalam gedung

      • Antar gedung

    • Jelaskan alasan pemilihan kabel tersebut.

  4. IP Address

    • Buatlah skema IP Address untuk seluruh komputer.

    • Gunakan jaringan kelas C (contoh: 192.168.10.0/24).

  5. Konfigurasi Jaringan

    • Jelaskan langkah-langkah konfigurasi IP Address pada salah satu komputer.

    • Jelaskan cara menguji koneksi antar komputer dan antar gedung.



Kamis, 08 Januari 2026

BAB 6. Konfigurasi Subscriber Dial UP Internet di Paket Tracer

Konfigurasi Dial Up

Topologi

Perangkat yang digunakan:

2 PC  Client

1 Router

1 Cloud-PT-Empty

Kabel Phone

Langkah-langkah:

1. siapkan perangkat yang akan digunakan. 

 2. Atur pc pertama, dengan cara: matikan tombol power pada PC, lalu ganti Port Ethernet dengan Port PT-HOST-NM-1AM. lalu hidupkan kembali tombol powernya, lalu lakukan hal tersebut terhadap PC Client yang lain.

3. Lakukan pula pengaturan pada cloud-empty, dengan cara: matikan tombol power pada Cloud-PT-Empty, Masukkan PT-CLOUD-NM-1AM sebanyak 4 Port, Lalu hidupkan kembali Cloud-PT-Empty.


 4. Atur pula pada router, dengan cara:   Matikan tombol power pada Router, Masukkan port WIC-2AM sebanyak 2 Port, Lalu hidupkan kembali Router.

 5. sambungkan semua perangkat dengan menggunakan port phone.



 6. pengaturan pada modem:


 7. lakukan konfigurasi DHCP pada router
sintak:

R1>enable

R1#configure terminal

R1(config)#ip dhcp pool dialup1

R1(dhcp-config)#network 10.10.0.0 255.255.255.0

R1(dhcp-config)#default-router 10.10.0.1

R1(dhcp-config)#ip dhcp pool dialup2

R1(dhcp-config)#network 10.20.0.0 255.255.255.0

R1(dhcp-config)#default-router 10.20.0.1

R1(dhcp-config)#exit

8.  lakukan konfigurasi authentification pada router.

Sintaks :

R1>enable

R1#configure terminal

R1(config)#username nama password nama123

R1(config)#exit

 9. Lakukan Konfgurasi Cloud PT dan Dial up dari PC

Caranya :

Konfigurasi Cloud PT

Buka Cloud PT pilih Config

Isikan Phone Number 

Modem 0 = 1000

Modem 1 = 1001

Modem 5 = 5000

Modem 6 = 6000


Konfigurasi Dial Up PC

Masuk ke PC Desktop > Dial up.

Masukkan Username : user1

Password :pwd1

Dial  :

Untuk pengisian Dial, PC0= 1000, PC1 = 1001

PC 0

PC 1



10. Setelah selesai, lakukan ping.



BAB V Pengertian Subscriber Internet Telepon



1. PENGERTIAN SUBSCRIBER DSL ( DIGITAL SUBSCRIBER LINE )
DSL (berasal dari bahasa Inggris : Digital Subscriber Line) adalah satu set teknologi yang menyediakan penghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat dari jaringan telepon setempat. Biasanya kecepatan download dari DSL berkisar 128 kbit/s sampai 24.000 kb/s tergantung dari teknologi DSL tersebut. Kecepatan upload lebih rendah dari download untuk ADSL dan sama cepat untuk SDSL.

2. PENGERTIAN TEKNOLOGI DSL ( DIGITAL SUBSCRIBER LINE )
DSL (Digital Subscriber Line) merupakan kumpulan teknologi-teknologi yang memanfaatkan bandwidth yang tidak digunakan pada jaringan telepon tembaga biasa yang telah lama ada untuk menghantarkan data digital berkecepatan tinggi. Koneksi DSL sangat mudah digunakan seperti halnya koneksi dial-up biasa. Namun, sifat dan kecepatannya seperti halnya koneksi leased line yang dapat selalu aktif selama koneksi ke sentral terminasi DSL masih aktif. 
  
3. ADSL MELALUI JALUR POTS DAN ISDN
Konsep dasar dari ADSL adalah untuk membebani, mengirim ataupun untuk menerima sinyal-sinyal digital pada jalur kabel tembaga pada pita frekuensi yang berbeda dengan yang digunakan untuk pelayanan telepon. Hal ini memungkinkan ADSL untuk ditransminisikan baik melalui jalur telpon regular (kadang disebut sebagai pelayanan telpon model kuno POTS) maupun melalui pelayanan ISDN digital

4. PENGALOKASIAN SPEKTRUM
Komunikasi suara tradisional dengan telpon hanya menggunakan frekuensi sampai 4Khz. ISDN menggunakan porsi spectrum sampai 70 kHz. Frekuensi-frekuensi di atas angka ini, misalnya sampai 1,1 MHz, tersedia bagi teknologi ADSL

5. MEKANISME KERJA DSL
DSL bekerja menggunakan kabel telepon standar yang terbuat dari tembaga, saat ini kabel telepon jenis tersebut sudah banyak tersambung dan tersedia luas ke rumah-rumah atau kantor-kantor. Teknologi DSL ini membawa kedua sinyal analog serta digital pada satu kabel. Sinyal digital untuk komunikasi data sementara sinyal analog untuk suara seperti halnya yang digunakan telepon sekarang yang disebut sebagai POTS (Plain Old Telephone System). DSL akan mengoneksikan dan membawa sinyal digital untuk komunikasi data dan bekerja dengan menggunakan modem khusus (modem DSL) untuk membaca (encode) data tersebut dan kemudian mengirimkannya melalui frekuensi yang tidak terpakai pada kabel telepon tersebut

6. TIPE – TIPE DSL ( DIGITAL SUBSCRIBER LINE ) 

7. KELEBIHAN DSL
1. Koneksi yang simultan antara internet dengan suara/fax melalui kabel telepon. 
2. Kecepatan akses yang tinggi dan selalu online. 
3. Harga penggunaan murah terutama untuk perumahan. 4. Keamanan data terjaga baik

8. KEKURANGAN DSL
Terdapat 3 hambatan yang dihadapi saat ini, yaitu : 
1.Panjang kabel tembaga dari CO ke pelanggan. 
2.Adanya load coils dan bridged taps. 
3.Serat optik yang digunakan untuk beberapa jalur telepon

9. PERMASALAHAN YANG SERING TERJADI PADA PENGGUNAAN DSL
1. Panjang saluran telepon ke pelanggan lebih dari 18.000 feet: beberapa bagian saluran telepon menggunakan serat optik. 
2. Terdapat banyak load coil dan bridged taps pada saluran telepon. 
3. Pelanggan harus berhubungan dengan lebih dari satu perusahaan untuk mendapat layanan dan pemecahan masalah berarti birokrasi yang panjang dan lama. 
4. Informasi teknis sukar diperoleh. Kurang tenaga terlatih untuk memasang perangkatnya. 
5. Instalasinya hanya mendukung OS tertentu misalnya Windows dan MacOS tapi tidak mendukung linux. 
6. Setelah terhubung dengan LAN sehingga mungkin menumbulkan masalah keamanan 

Rabu, 07 Januari 2026

Studi Kasus 1

Konfigurasi LAN dengan menggunakan Mini HUB