Konfigurasi Mikrotik Menggunakan Virtual Box
Langkah-Langkah konfigurasi Mikrotik :
Sistem Keamanan Jaringan Komputer
Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan.
Setting VPN Menggunakan Paket Tracer
VPN adalah singkatan dari “Virtual Private Network”, merupakan suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik).
Softswitch
Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap;(PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini..
Konfigurasi VoIP dan Analog Phone
Konfigurasi VoIP dan Analog Phone Menggunakan 2 Router..
Minggu, 12 Mei 2024
DHCP Server
Sabtu, 27 April 2024
BAB 1 A.Perencanaan Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang Smt2
BAB 1 Wirausaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Ruang Smt2
Minggu, 24 Maret 2024
BAB V Analisa Kebutuhan Telekomunikasi
Sabtu, 23 Maret 2024
Alat Kerja Fiber Optik
Ada berbagai macam alat-alat fiber optic yang memiliki fungsi masing-masing. Berikut adalah beberapa alat-alat tersebut.
Visual Fault Locator (VFL)
Visual Fault Locator (VFL) adalah alat penting untuk setiap Kit Alat Fiber Optik, seperti penguji kontinuitas. VFL bukanlah salah satu alat yang paling murah dalam kit alat Anda. Ini akan memungkinkan Anda untuk dengan cepat mengidentifikasi jeda atau tikungan makro dalam Fiber optik, dan mengidentifikasi sambungan fusi yang buruk dalam serat optik mode multimode atau tunggal.
Perbedaan besar antara VFL dan penguji kontinuitas adalah sumber cahaya dan daya keluaran optik dari sumber cahaya. VFL biasanya menggunakan sumber cahaya laser merah (635-650nm). Daya keluaran optik laser biasanya 1mW atau kurang. Karena daya keluaran optiknya yang tinggi, Anda tidak boleh melihat keluaran VFL secara langsung.
Optical Power meter (OPM)
Optical Time Domain Reflectometer
Optical Fiber Identifier (OFI)
Pengertian Wirausaha
Etimologi kata wirausaha adalah berasal dari kata “wira” dan “usaha”. “Wira” berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Kata “wira” juga digunakan dalam kata “perwira”. Sedangkan “usaha” berarti “perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan”. Jadi, secara etimologis/harfiah, wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang melakukan perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan. Seorang wirausaha adalah orang yang mampu menciptakan dan
Sabtu, 27 Januari 2024
Setting Mikrotik LAN dan WLAN
A. PENYELESAIAN
1. Pasang perangkat sesuai topologi.
2. Setting IP address PC Client, IP address = 200.50.3.2 >> Subnet mask = 255.255.255.242 >> Default Gateway = 200.50.3.1 >> Preferred DNS Server = 8.8.8.8 >> Alternate DNS Server = 200.50.3.33 >> OK >> OK >> Close.
Router A (RB 750)
1. Login ke MAC Address Router A melalui Winbox.
2. Identitas Route:
System >> Identity >> RouterA >> Apply >> OK.
3. IP Address Router:
IP >> Address
4. IP Router Gateway:
IP >> Routes >> + >> Gateway >> 192.168.137.1 >> Apply >> OK
5. IP DNS:
IP >> DNS >> Servers = 8.8.8.8 , 200.50.3.33 >> Allow Remote Request >> Apply >> OK.
IP >> Firewall >> tab NAT >> + >> Chain = srcnat >> Out. Interface = ether1 >> Action = Masquerade >> Apply >> OK.
6. Dynamic Routing:
Routing >> OSPF
Klik tab Network
+ >> Network = 200.50.3.0/28 >> Area = backbone >> Apply >> OK. (Network Ether 2)
7. Proxy Server:
IP >> Web Proxy >> Enable >> Port = 3128 >> Centang Anonimous >> Cache Administrator = nama_siswa@smkdarulmawatuban.sch.id >> Centang Cache On Disk >> Apply >> OK.
8. Transparent:
IP >> Firewall >> tab Nat >> + >> Chain = dstnat >> Protocol = 6 (tcp) >> Dst. Port = 80 >> In Interface = Ether2>> Action = redirect >> To Ports = 3128 >> Apply >> OK.
9. Blok Situs:
IP >> Web Proxy >> Access
+ >> Dst. Host = *facebook.com / http://facebook.com >> Action = deny >> Apply >> OK
10. Kuota Bandwidth:
Queues >> + >> Names = bandwidth-LAN >> Target = ether2 >> Max. Limit Target Upload = 5M >> Max. Limit Target Download = 5M>> Apply >> OK.
Router B (RB 951Ui-2HnD)
1. Login ke MAC Address Router B melalui Winbox.
2. Identitas Route:
System >> Identity >> RouterB >> Apply >> OK.
3. SSID Wifi:
Wireless >> wlan1 >> Enable.
Double klik wlan1 >> tab Wireless >> Mode = ap bridge >> SSID = Nama@UKK2025 >> Apply >> OK.
4. IP Address Router:
IP >> Address
5. IP Router Gateway:
IP >> Routes >> + >> Gateway >> 192.168.137.1 >> Apply >> OK
6. IP DNS:
IP >> DNS >> Servers = 8.8.8.8, 200.50.3.33 >> Allow Remote Request >> Apply >> OK.
IP >> Firewall >> tab NAT >> + >> Chain = srcnat >> Out. Interface = ether1 >> Action = Masquerade >> Apply >> OK.
7. Dynamic Routing:
Routing >> OSPF
Klik tab Network
+ >> Network = 200.50.3.48/28 >> Area = backbone >> Apply >> OK. (Network Wlan1)
Cek informasi routing di kedua Router dengan mencek flag DAo pada Route List. Caranya klik IP >> Routes. Perhatikan flag yang menandakan DAo (Dynamic Active OSPF). Demikian juga cek Route List pada Router A.
8. DHCP Server Untuk Wlan:
IP >> DHCP Server >> DHCP Setup >> DHCP Server Interface = wlan1 >> Next >> DHCP Address Space = 200.50.3.48/28 >> Next >> Gateway for DHCP Network = 200.50.3.49 >> Next >> Addresses to Give Out = 200.50.3.50-200.50.3.61 >> Next >> DNS Servers = 8.8.8.8, 200.50.3.33 >> Next >> Lease Time = 06:00:00 >> Next.
9. Kuota Bandwidth:
Queues >> + >> Names = bandwidth-WLAN >> Target = wlan1 >> Max. Limit Target Upload = 3M >> Max. Limit Target Download = 3M >> Apply >> OK.
10. Pengujian Client A
Cek koneksi ke Internet
Cek alamat domain yang diblokir
Cek kuota bandwidth 5Mbps dengan www.speedtest.net atau www.speedtest.cbn.id
11. Pengujian Client B
Cek ip address dhcp client
Cek koneksi ke Internet
Cek kuota bandwidth 3Mbps dengan www.speedtest.net atau www.speedtest.cbn.id
Cek koneksi antar user, dari HP ke PC atau sebaliknya dengan perintah ping IP
job-profile dan technopreneur di bidang teknik jaringan komputer dan telekomunikasi
A. Deskripsi Karier
Technopreneur merupakan sebutan untuk seseorang yang memanfaatkan perkembangan teknologi mutakhir untuk dioptimalkan sebagai basis dalam mengembangkan pengembangan usaha. Sederhananya, technopreneur adalah seseorang yang mengelola usaha menggunakan basis teknologi. Kemunculan technopreneur tak lepas dari pergeseran lanskap perekonomian dari resource based menjadi knowledge based. Agar entrepreneur tetap bisa bersaing di dunia usaha maka harus meng-upgrade usahanya. Tak heran inovasi menjadi hal penting yang harus selalu diperhatikan. Salah satu jenis technopreneur adalah high-tech business, yaitu usaha-usaha yang menggunakan inovasi teknologi. Inovasi yang berbasis teknologi ini diharapkan dapat memberi nilai tambah pada keseluruhan proses produksi. Dengan demikian kenyamanan, kemudahan, efisiensi, produktivitas, juga kecepatan bisa diwujudkan.
Untuk menjadi seorang Technopreneur dibutuhkan Competence yang terdiri dari knowledge, skill, dan attitude. Seorang Technopreneur harus punya sikap pantang menyerah, optimis, tekun, dan disiplin yang tinggi. Kemampuan dibidang teknologi dan bisnis bisa membuat inovasi yang diciptakan berkembang luas dan bermanfaat untuk banyak orang. Pada era revolusi industry seperti sekarang, diharapkan keberadaan technopreneur akan berkontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan baru. Selain itu, technopreneur ship juga bisa jadi strategi untuk mengelola bonus demografi Indonesia yang sangat tinggi.
Peran dan tanggung jawab technopreneur yaitu, melaksanakan riset dan pengembang ilmu pengetahuan dan teknologi, mengutamakan kemudahan dalam penggunaan teknologi, mengolah teknologi dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas, melakukan inovasi teknologi untuk mengubahnya menjadi lebih canggih, modern dan sesuai dengan tuntutan pasar.
B. Job-profile
1. Database Administrator
2. Game Developer
3. Programmer
4. Computer Network
5. Developer Software
6. Analisis Sistem Komputer
7. Data cientist
8. Analis Keamanan Informasi
9. Web Developer
10. Arsitek Jaringan Komputer
11. Intelligence System Developer
12. Network Administrator
Ada beberapa soft skill yang perlu dikuasai dan tak kalah pentingnya untuk menunjang karier, antara lain:
1. Problem solving
Soft skill pertama yang harus dikuasai oleh seorang network administrator adalah problem solving. Memiliki kemampuan problem solving yang kuat tentu akan memudahkan kamu untuk mengidentifikasi masalah dalam jaringan komputer perusahaan. Saat masalah sudah diidentifikasi, tentunya akan dimudahkan untuk mencari solusi yang paling tepat.
2. Berpikir kritis
Dalam mencari solusi dari suatu permasalahan, tentunya dibutuhkan kemampuan berpikir yang kritis. Tanpa kemampuan ini, pastinya kamu akan kesulitan untuk mempertimbangkan semua kemungkinan saat sedang mengidentifikasi suatu masalah. Kemampuan berpikir kritis juga akan mempermudah untuk mencari solusi yang paling efektif dalam menghadapi suatu masalah di pekerjaan.
3. Komunikasi
Kemampuan komunikasi merupakan salah satu skill yang dibutuhkan oleh setiap jenis pekerjaan, begitu juga dengan network administrator. Saat memiliki kemampuan komunikasi yang mumpuni pastinya akan dimudahkan untuk berdiskusi dengan kolega saat harus memecahkan suatu masalah. Selain itu, diperlukan juga kemampuan active listening yang mumpuni agar lebih mudah mengerti permasalahan dari pengguna.
4. Reading comprehension Reading comprehension atau memahami bacaan rupanya juga harus dikuasai dengan baik oleh setiap network administrator. Dalam menjalankan pekerjaannya, mereka harus selalu siap untuk membantu memecahkan masalah jaringan yang terjadi di perusahaan. Dalam mencari solusi yang paling efektif, tentu saja bisa dilakukan dengan membaca instruksi dari dokumen yang relevan dengan masalah yang dihadapi.



.jpg)





.jpg)



.jpg)



.jpg)





