IKLAN

Online Based Media Learning SMK Darul Ma'wa Plumpang

Konfigurasi Mikrotik Menggunakan Virtual Box

Langkah-Langkah konfigurasi Mikrotik :

Sistem Keamanan Jaringan Komputer

Keamanan jaringan adalah suatu cara atau suatu system yang digunakan untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada suatu jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman luar yang mampu merusak jaringan.

Setting VPN Menggunakan Paket Tracer

VPN adalah singkatan dari “Virtual Private Network”, merupakan suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lain secara pribadi melalui jaringan Internet (publik).

Softswitch

Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap;(PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini..

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone

Konfigurasi VoIP dan Analog Phone Menggunakan 2 Router..

Rabu, 07 Januari 2026

Prinsip Dasar TCP/IP dan Alamat IP

A. Prinsip Dasar TCP/IP 

  1. Transmission Control Protocol (TCP) Dalam jaringan komputer dan telekomunikasi, TCP/IP merupakan protokol utama yang mendukung koneksi antarperangkat akhir pengguna. TCP/IP sendiri terdiri atas dua bagian dengan fungsi yang berbeda. TCP berfungsi untuk mengatur bagaimana paket data dikirim dan diterima. Adapun IP berfungsi untuk mengatur pengalamatan paket data yang akan dikirimkan.
  2. Encapsulation dan Decapsulation Prinsip kerja jaringan komputer dan telekomunikasi sebenarnya mengikuti prinsip-prinsip di dunia nyata. Untuk mempermudah dalam memahami cara kerja TCP.
  3. TCP Sequence Number Pada pengiriman paket dalam jaringan komputer menggunakan protokol TCP/IP, tidak langsung semua dikirim dan diterima, tetapi ada pemecahan paket menjadi bagian-bagian lebih kecil untuk dikirim, kemudian disusun kembali menjadi paket utuh. 
  4. TCP Three Way Handshake Komunikasi antara perangkat komputer sumber dan perangkat komputer tujuan adalah dengan melakukan tiga langkah jabat tangan (three way handshake) sebagai salam perkenalan. 
  5. Model TCP/IP dan Model OSI Implementasi pengiriman paket data dari perangkat/komputer sumber ke perangkat tujuan, berjalan berdasarkan lapisan (layer) dalam protokol TCP/IP. Layer atau lapisan TCP/IP, dapat dibandingkan dengan sebuah model protokol bernama OSI (Open Sistem Interconnection), yang digunakan sebagai sampel model untuk dipelajari.

B. Internet Protocol (IP)
Internet Protocol menempati lapisan model TCP/IP terbaru pada lapisan ketiga, yaitu Network, yang berfungsi menyediakan informasi alamat IP sumber, alamat IP tujuan, dan routing protokol. Setiap perangkat akhir pengguna pasti memiliki alamat yang disebut alamat IP (IP address) dan setiap paket yang dikirim akan diperiksa alamat IP tujuannya. Jika berada di luar jaringan, routing jaringannya akan diperiksa. Dengan demikian, jika seseorang berpikir tentang alamat IP, hal itu adalah bagian dari protokol TCP/IP pada lapisan ketiga. 

CIDR (Classless Inter-Domain Routing)

Pengertian CIDR
CIDR adalah metode pengalokasian alamat IP dan perutean yang lebih efisien dibandingkan dengan sistem pengalamatan berbasis kelas tradisional. Classless Inter Domain Routing (CIDR) merupakan cara pengganti atau alternatif dalam klasifikasi alamat IP kelas A, B, C, D, hingga E. CIDR juga disebut sebagai SUBNETTING .Misal 255.255.255.0 /24

Definisi dan Tujuan CIDR
CIDR diperkenalkan pada tahun 1993 oleh Internet Engineering Task Force (IETF) untuk menggantikan sistem pengalamatan berbasis kelas (Class A, B, C). Tujuan utama dari CIDR adalah untuk mengurangi pemborosan alamat IP dan memperbaiki efisiensi perutean di internet yang terus berkembang. Dengan CIDR, alamat IP dapat dialokasikan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan nyata, bukan berdasarkan batasan kelas yang telah ditentukan sebelumnya.

Cara Kerja CIDR
CIDR menggunakan notasi yang lebih ringkas untuk menggambarkan alamat IP dan subnet mask. Notasi CIDR ditulis dalam format a.b.c.d/n, di mana n adalah jumlah bit yang digunakan untuk pengenal jaringan. Misalnya, 192.168.1.0/24 menunjukkan bahwa 24 bit pertama adalah bagian jaringan, dan 8 bit sisanya adalah untuk host.

Manfaat CIDR
  1. Penghematan Alamat IP: CIDR memungkinkan pengalokasian blok alamat IP yang lebih sesuai dengan kebutuhan, sehingga mengurangi pemborosan alamat IP yang sering terjadi pada sistem berbasis kelas.
  2. Sederhanakan Tabel Perutean: Dengan menggabungkan beberapa jaringan kecil menjadi satu entitas yang lebih besar (agregasi), CIDR menyederhanakan tabel perutean di router, sehingga mengurangi beban pengelolaan jaringan yang besar.
  3. Fleksibilitas dalam Pengelolaan Jaringan: CIDR mendukung teknik subnetting dan supernetting, yang memungkinkan administrator jaringan untuk mengoptimalkan alokasi alamat IP publik dan privat mereka dengan lebih baik.
Dengan demikian, CIDR merupakan inovasi penting dalam manajemen alamat IP dan perutean yang membantu mengatasi tantangan yang dihadapi oleh sistem pengalamatan tradisional.

Tabel Notasi CIDR
Dalam IPv4, IP address dibagi dalam beberapa kelas. Yang paling umum digunakan untuk jaringan lokal adalah Kelas C. Tapi bagaimana kalau kamu butuh lebih banyak host?

Berikut perbedaan singkatnya:


Jadi kalau kamu butuh subnet dengan ribuan host, kelas B atau A bisa jadi pilihan, meskipun dalam praktik modern, IP private dengan subnetting yang tepat jauh lebih efisien.